Advertisement
Harga Sembako Bantul Stabil sejak Awal Ramadan
Bahan kebutuhan pokok dijual di pasar tradisional Kota Jogja, DIY. Antara - Eka AR
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL — Kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bantul pada dua pekan pertama Ramadan dipastikan masih terkendali. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga di sejumlah pasar guna mengantisipasi lonjakan signifikan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha, mengatakan beberapa komoditas sempat mengalami kenaikan, terutama cabai rawit.
Advertisement
“Cabai rawit pada beberapa pekan kemarin tembus Rp90 ribu. Lalu pada pekan kemarin saat sidak di Pasar Imogiri itu sudah turun di angka Rp75 ribu, nah sekarang malah naik lagi Rp84 ribu,” ucapnya, Rabu (4/3/2026).
Beras hingga Telur Masih Stabil
BACA JUGA
Meski cabai rawit fluktuatif, Prapta memastikan komoditas utama lainnya relatif stabil. Harga beras, daging sapi, hingga telur ayam tidak mengalami lonjakan berarti.
“Jadi komoditas seperti beras, daging sapi, dan telur harganya masih stabil. Kalaupun ada kenaikan itu hanya sedikit. Tapi untuk stoknya dijamin aman,” ujarnya.
Menurutnya, fluktuasi harga saat Ramadan merupakan pola tahunan yang kerap terjadi. Namun, kondisi saat ini masih dalam batas wajar dan belum mengganggu pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
Operasi Pasar Digencarkan
Pemantauan harga akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan tidak terjadi lonjakan tajam menjelang Lebaran. Selain itu, DKUKMPP Bantul juga menggencarkan operasi pasar murah di sejumlah titik.
Beberapa lokasi yang telah menjadi sasaran operasi pasar murah antara lain kawasan Imogiri, Pasar Niten, Pasar Bantul, serta wilayah Gilangharjo di Kapanewon Pandak.
Program ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Tebing 25 Meter Masih Labil, Warga Sriharjo Bantul Diminta Mengungsi
- KWT di Bantul Menanti Peluang Jadi Pemasok Bahan Baku Program MBG
- Ganti Rugi Tol Jogja-YIA di Wates Cair hingga Rp6 Miliar per Bidang
- Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026
- Terekam CCTV, Gamelan Ndalem Pujokusuman Jogja Digondol Maling
Advertisement
Advertisement




