Prabowo Bahas Kerja Sama PLTN dengan Rosatom Rusia
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Ilustrasi nelayan. – Foto dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Produksi perikanan tangkap di Daerah Istimewa Yogyakarta diproyeksikan meningkat pada 2026, dengan kontribusi terbesar bertumpu pada wilayah pesisir di Kabupaten Gunungkidul.
Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menargetkan total produksi ikan tangkap mencapai 7.584 ton pada 2026. Angka ini naik dibanding target 2025 yang berada di kisaran 7.000 ton.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP DIY, Catur Nur Amin, menyebut peningkatan target ini disesuaikan dengan potensi sumber daya ikan serta penguatan kapasitas nelayan.
Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui perbaikan fasilitas pelabuhan, bantuan alat tangkap, hingga penyediaan alat bantu seperti rumpon.
Selain itu, praktik penangkapan berkelanjutan juga terus didorong agar peningkatan produksi tidak mengorbankan kelestarian ekosistem laut.
“Selain itu, kami juga mendorong penerapan praktik penangkapan yang berkelanjutan agar peningkatan produksi tetap sejalan dengan upaya pelestarian ekosistem,” ujarnya di Kota Yogyakarta, Kamis (26/3/2026).
Dari sisi wilayah, kontribusi terbesar ditargetkan berasal dari Kabupaten Gunungkidul dengan 4.527 ton. Disusul Kabupaten Kulonprogo sebesar 2.125 ton dan Kabupaten Bantul 837 ton.
Sementara itu, kontribusi dari Kabupaten Sleman ditargetkan 92,85 ton dan Kota Yogyakarta sebesar 2,9 ton.
Meski tidak memiliki wilayah pantai, Sleman dan Kota Yogyakarta tetap menyumbang produksi melalui aktivitas penangkapan di perairan umum darat.
Secara keseluruhan, produksi perikanan tangkap DIY diproyeksikan mencapai 7.584,75 ton pada 2026. Puncak produksi diperkirakan terjadi pada triwulan IV sebesar 2.225,61 ton, sementara terendah pada triwulan II sekitar 1.577,53 ton.
Pemerintah daerah menilai pencapaian target ini membutuhkan kerja sama erat antara nelayan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.