Advertisement

Target Tangkapan Ikan DIY Naik Gunungkidul Jadi Penopang

Newswire
Jum'at, 27 Maret 2026 - 13:17 WIB
Maya Herawati
Target Tangkapan Ikan DIY Naik Gunungkidul Jadi Penopang Ilustrasi nelayan. Foto dibuat oleh AI - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Produksi perikanan tangkap di Daerah Istimewa Yogyakarta diproyeksikan meningkat pada 2026, dengan kontribusi terbesar bertumpu pada wilayah pesisir di Kabupaten Gunungkidul.

Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menargetkan total produksi ikan tangkap mencapai 7.584 ton pada 2026. Angka ini naik dibanding target 2025 yang berada di kisaran 7.000 ton.

Advertisement

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP DIY, Catur Nur Amin, menyebut peningkatan target ini disesuaikan dengan potensi sumber daya ikan serta penguatan kapasitas nelayan.

Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui perbaikan fasilitas pelabuhan, bantuan alat tangkap, hingga penyediaan alat bantu seperti rumpon.

Selain itu, praktik penangkapan berkelanjutan juga terus didorong agar peningkatan produksi tidak mengorbankan kelestarian ekosistem laut.

“Selain itu, kami juga mendorong penerapan praktik penangkapan yang berkelanjutan agar peningkatan produksi tetap sejalan dengan upaya pelestarian ekosistem,” ujarnya di Kota Yogyakarta, Kamis (26/3/2026).

Dari sisi wilayah, kontribusi terbesar ditargetkan berasal dari Kabupaten Gunungkidul dengan 4.527 ton. Disusul Kabupaten Kulonprogo sebesar 2.125 ton dan Kabupaten Bantul 837 ton.

Sementara itu, kontribusi dari Kabupaten Sleman ditargetkan 92,85 ton dan Kota Yogyakarta sebesar 2,9 ton.

Meski tidak memiliki wilayah pantai, Sleman dan Kota Yogyakarta tetap menyumbang produksi melalui aktivitas penangkapan di perairan umum darat.

Secara keseluruhan, produksi perikanan tangkap DIY diproyeksikan mencapai 7.584,75 ton pada 2026. Puncak produksi diperkirakan terjadi pada triwulan IV sebesar 2.225,61 ton, sementara terendah pada triwulan II sekitar 1.577,53 ton.

Pemerintah daerah menilai pencapaian target ini membutuhkan kerja sama erat antara nelayan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Sekolah Libur MBG Ikut Libur, Ini Alasan Badan Gizi Nasional

Sekolah Libur MBG Ikut Libur, Ini Alasan Badan Gizi Nasional

News
| Jum'at, 27 Maret 2026, 14:37 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement