Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi budi daya ikan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul melatih kelompok pembudidaya membuat pakan ikan mandiri guna menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan petambak.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Purnomo Sumardamto, mengatakan bahwa ketersediaan pakan menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi pembudidaya. Biaya pakan membebani anggaran produksi, sehingga perlu dicarikan solusi.
"Upaya menekan biaya produksi dilakukan dengan alternatif pembuatan pakan secara mandiri. Oleh karena itu, kami menggalakkan program pelatihan tersebut," ujarnya.
Tahun ini, lima kelompok masyarakat telah menerima pelatihan, di antaranya:
"Harapannya, dengan pembuatan pakan mandiri ini, ongkos produksi dapat ditekan, tetapi hasilnya bisa dioptimalkan. Dengan demikian, kesejahteraan pembudidaya dapat meningkat," kata Purnomo.
Dijelaskannya, bahan baku pembuatan pakan mandiri banyak tersedia di lingkungan sekitar, seperti bekatul, jagung, bungkil, dan empon-empon. Daun-daunan seperti pepaya, kelor, atau kangkung juga dapat dimanfaatkan.
"Memang prosesnya juga membutuhkan tepung ikan dan EM4, tetapi mayoritas bahan baku banyak tersedia di sekitar masyarakat," jelasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, M. Johan Wijayanto, menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan di sektor kelautan dan perikanan. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa benih untuk budidaya, tetapi juga perahu, mesin perahu, dan cold storage bagi nelayan.
"Kami juga terus memberikan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pembudidaya dan nelayan dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor perikanan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.