Subsidi Energi Mau Diubah, Pakar UGM Ingatkan Risiko Ini
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
Riko Simanjuntak/Instagram
Harianjogja.com, SLEMAN—Kedalaman skuad yang merata menjadi kekuatan utama PSS Sleman musim ini. Namun di sisi lain, kondisi tersebut justru membuat tim pelatih harus bekerja ekstra dalam menentukan komposisi pemain terbaik di setiap pertandingan.
Pemain sayap, Riko Simanjuntak, mengungkapkan bahwa etos kerja tinggi yang dimiliki seluruh pemain menjadi faktor utama sulitnya menentukan starting line-up.
“Yang pusing ini sebenarnya pelatih di sini. Karena setiap mau pertandingan pasti pusing menentukan komposisi pemain,” ujar Riko dalam konferensi pers seusai laga, Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, siapa pun pemain yang diturunkan selalu mampu memberikan kontribusi maksimal di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pemain di skuad Super Elja relatif merata.
“Bisa dilihat etos kerja pemain, siapa pun yang dimainkan semua bisa memberikan kontribusi dan penampilan terbaik,” imbuhnya.
Riko juga menyoroti komposisi tim yang memadukan pemain muda dan senior secara seimbang. Perpaduan tersebut dinilai memberikan fleksibilitas bagi pelatih dalam meracik strategi.
Ia menilai keberadaan pemain berpengalaman mampu menjadi penyeimbang bagi pemain muda, sehingga tim tetap solid dalam berbagai situasi pertandingan.
“Saya bilang ini tim sangat bagus, kombinasi antara pemain muda, pemain senior, bahkan yang lebih tua, komposisinya sangat baik,” ujarnya.
Selain faktor teknis, kekompakan di luar lapangan juga menjadi kunci performa tim. Riko menegaskan hubungan antar pemain tidak sekadar profesional, melainkan sudah seperti keluarga.
Kondisi tersebut membuat komunikasi dan kerja sama di lapangan menjadi lebih solid.
“Yang paling penting, kita di sini bukan sekadar tim, tapi sudah seperti keluarga. Itu yang bikin kita solid di luar dan di dalam lapangan,” tegasnya.
Dengan kedalaman skuad dan soliditas tim yang terjaga, PSS Sleman memiliki modal kuat untuk bersaing sepanjang musim, meski tantangan terbesar justru datang dari dalam: menentukan komposisi pemain terbaik di setiap laga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
Polda Lampung gagalkan peredaran 5 kg sabu dan ekstasi di Bakauheni. Empat tersangka diamankan, termasuk oknum aparat.
Pascal Wehrlein menang di Formula E Shanghai 2026. Kemenangan ke-10 musim ini, kukuhkan dominasi dan peluang juara dunia.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.