WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), untuk program Waste to Energy atau Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik di DIY memasuki tahap krusial. Pemerintah daerah kini menunggu pengumuman pemenang lelang yang dijadwalkan keluar pada April 2026.
Penentuan pemenang ini akan menjadi pintu masuk dimulainya tahapan teknis pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kusno Wibowo, menyebut hingga kini belum ada penetapan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) oleh pihak pelaksana program.
“Kami masih menunggu pengumuman pemenang di April ini,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Setelah pemenang ditetapkan, DLHK DIY akan langsung melakukan koordinasi intensif untuk memulai tahapan lanjutan, termasuk persiapan lahan hingga land clearing.
“Kalau sudah ada baru dilakukan koordinasi intens dengan BUPP sebagai pemenang untuk langkah-langkah selanjutnya, termasuk landclearing,” katanya.
Proses lelang yang masih berjalan hingga April disebut masih sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan.
Pembangunan PSEL diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan. Dengan skema tersebut, fasilitas ini diproyeksikan mulai beroperasi paling cepat pada 2028.
Seluruh proses pembangunan hingga operasional nantinya akan dikelola oleh pihak BUPP, sementara Pemda DIY berperan dalam penyediaan lahan serta penyiapan awal lokasi.
Lahan seluas 5,7 hektare telah disiapkan di kawasan Piyungan, di Bantul, untuk mendukung pembangunan proyek tersebut.
Saat beroperasi, PSEL membutuhkan pasokan sekitar 1.000 ton sampah per hari yang akan dikumpulkan dari kabupaten dan kota di DIY.
Pemda DIY bersama pemerintah kabupaten/kota akan bertanggung jawab dalam pengadaan dan pengangkutan sampah ke lokasi pengolahan.
Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung produksi energi listrik dari sumber alternatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.