Pemkab Sleman Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar, Sasar Ribuan Warga
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Foto ilustrasi. BPBD mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. - Antara/ist-Dokumen Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketersediaan logistik kebencanaan di Kabupaten Sleman masih terbatas dan belum merata. Kondisi ini membuat BPBD Sleman harus mengandalkan belanja anggaran dan bantuan lintas instansi untuk menutup kekurangan stok.
Per 1 April 2026, stok logistik didominasi bantuan dasar seperti makanan, selimut, dan perlengkapan keluarga, sementara kebutuhan lain justru kosong di gudang.
Kepala Divisi Darurat dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyebut logistik makanan tersedia sebanyak 64 paket yang seluruhnya berasal dari BPBD Sleman. Sementara bantuan dari BPBD DIY dan BNPB mencakup 50 lembar selimut serta 30 paket perlengkapan keluarga.
Namun di luar itu, sejumlah kebutuhan penting seperti lauk pauk, makanan siap saji, suplemen nutrisi, pakaian, perlengkapan sekolah, hingga perlengkapan dapur tercatat nol stok.
Kondisi ini dinilai berisiko menghambat respons darurat jika bencana terjadi dalam waktu dekat, terutama untuk kebutuhan cepat seperti makanan siap saji dan perlengkapan kebersihan.
Staf Darurat dan Logistik BPBD Sleman, Tri Tukijo, menjelaskan pemerintah daerah telah mengalokasikan 125 paket belanja logistik dalam APBD 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 75 paket telah terealisasi, sementara 50 paket lainnya masih dalam proses pengadaan. “Masih ada 50 paket lagi yang belum kami beli,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Selain pengadaan, BPBD Sleman juga mengandalkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengisi kekosongan stok, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana di tengah kondisi cuaca yang belum menentu.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, menegaskan pemenuhan logistik menjadi kunci kesiapsiagaan bencana.
“Kalau stok kurang kami belanjakan dari anggaran yang ada. Jika masih kurang, kami minta dukungan dari BPBD DIY,” katanya.
Ia menambahkan, BPBD Sleman terus memaksimalkan seluruh sumber daya, mulai dari personel, relawan, hingga peralatan, untuk memastikan respons cepat saat terjadi bencana.
“Tujuan utama kami adalah kesiapsiagaan penanganan dan evakuasi korban, termasuk kesiapan logistik. Kami siap 24 jam,” ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan stok logistik sejak dini agar penanganan darurat dapat berjalan optimal saat bencana terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerukan pentingnya mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah
Cek Jadwal SIM keliling Jogja Senin 24 Agustus 2026 di SKUKP, JCM, dan Ramai Mall, lengkap dengan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di Satpas, MPP, hingga layanan malam. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Barcelona menang 5-0 atas Elche di LaLiga 2026/27. Raphinha dan Fermin Lopez masing-masing mencetak dua gol.
Gempa M5,2 mengguncang Ruteng, NTT, Senin pagi. BMKG menyebut gempa berada di kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.