Advertisement
Cincin 3 Bulan Tak Bisa Dilepas, Jari Bocah SD Kulonprogo Membengkak
Ilustrasi jari tangan. Dibuat dengan artificial inteligence.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO— Seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Kulonprogo harus mendapatkan penanganan petugas pemadam kebakaran setelah jarinya membengkak akibat cincin yang tidak dilepas selama tiga bulan.
Bocah berinisial RA, 10, siswa SD Negeri Gadingan, datang bersama orang tuanya ke kantor Damkar Kulonprogo untuk meminta bantuan karena cincin yang dikenakannya sudah tidak bisa dilepas secara mandiri.
Advertisement
Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Raden Chris Hartanto, menjelaskan kondisi jari korban sudah membengkak saat tiba di lokasi.
"Itu anaknya datang kemarin Senin 6 April sama keluarganya mengeluh jarinya bengkak akibat memakai cincin yang terbuat dari besi monel, dan meminta bantuan Damkarmat Kulonprogo untuk melepaskan atau mengevakuasi supaya tidak membahayakan," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).
BACA JUGA
Petugas kemudian langsung melakukan penanganan dengan mematahkan cincin tersebut agar bisa dilepas dari jari korban.
"Butuh waktu beberapa menit hingga akhirnya cincinnya terlepas dari jari sang bocah tersebut," lanjutnya.
Cincin yang dikenakan diketahui merupakan aksesori mainan yang sengaja dipakai oleh korban. Namun, karena tidak pernah dilepas dalam waktu lama, cincin tersebut semakin mengikat seiring perubahan ukuran jari.
Diduga, pembengkakan terjadi karena ukuran jari yang bertambah sehingga cincin menjadi semakin sempit dan menekan jaringan di sekitarnya.
Chris mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan cincin, terutama pada anak-anak. "Sebaiknya pemakaian cincin yang normal-normal saja dan sering-sering dilepas," jelasnya.
Ia juga menyarankan untuk tidak menggunakan cincin berbahan besi. Jika cincin mulai terasa sesak, sebaiknya segera dilepas atau diganti untuk mencegah risiko pembengkakan.
Apabila sudah terjadi luka atau pembengkakan, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- Terjadi Lagi Keracunan Makanan di Sekolah Bantul, Korban 80 Siswa
- Sekolah Rakyat Lendah Dikebut, Target Juli Sudah Dibuka
- Hujan Lebat Picu Longsor di Sleman, Talud Ambrol di Sejumlah Wilayah
- Harga Tanah di Sekitar Kelok 23 Melonjak, Investor Belum Masuk
Advertisement
Advertisement








