Advertisement

Embarkasi YIA Jadi Sejarah Baru Layanan Haji DIY Tahun Ini

Newswire
Jum'at, 17 April 2026 - 17:37 WIB
Maya Herawati
Embarkasi YIA Jadi Sejarah Baru Layanan Haji DIY Tahun Ini Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu/satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Penyelenggaraan ibadah haji di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memasuki babak baru pada 2026. Untuk pertama kalinya, keberangkatan jamaah dilakukan melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA), yang dipastikan siap memberikan pelayanan optimal.

Kesiapan tersebut ditegaskan Pemerintah Provinsi DIY melalui berbagai persiapan lintas sektor yang telah dilakukan jauh sebelum musim haji berlangsung. Embarkasi ini tidak hanya menjadi fasilitas baru, tetapi juga tonggak penting dalam sejarah layanan haji di DIY.

Advertisement

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyampaikan bahwa persiapan Embarkasi YIA bukan dilakukan dalam waktu singkat. Prosesnya telah diinisiasi sejak lama melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola Bandara YIA.

“Ini sudah diinisiasi sejak lama, hasil kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk Bandara YIA sendiri. Dan persiapannya Insyaallah sudah matang semua,” ujarnya usai menghadiri pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi YIA di Kulon Progo, Jumat (17/4/2026).

Dalam sambutan Gubernur DIY yang dibacakannya, pelantikan PPIH disebut sebagai awal dari amanah besar yang harus dijalankan para petugas. Peran mereka dinilai sangat penting karena akan mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Penyelenggaraan ibadah haji di DIY untuk pertama kalinya keberangkatan jamaah haji dilakukan melalui Embarkasi YIA. Ini bukan hanya sebuah pencapaian, tapi tonggak bersejarah yang membanggakan. Dan saudara sekalian akan menjadi bagian dari sejarah tersebut,” katanya.

Kesehatan Jamaah Jadi Fokus Utama

Selain kesiapan teknis, perhatian utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini juga diarahkan pada kondisi kesehatan jamaah. Hal ini sejalan dengan komitmen bersama untuk memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik.

“Berangkat sehat, pulang sehat” menjadi slogan yang terus digaungkan. Prinsip ini diwujudkan dalam berbagai aspek pelayanan, mulai dari sebelum keberangkatan hingga kepulangan jamaah.

Ni Made juga mengingatkan agar para petugas menjaga kondisi fisik mereka. Menurutnya, pelayanan optimal hanya dapat diberikan jika petugas berada dalam kondisi sehat dan siap.

“Seluruh petugas agar selalu menjaga kesehatan diri, karena petugas yang sehat akan mampu memberikan pelayanan optimal, sigap, dan penuh empati kepada jamaah. Jangan sampai lalai terhadap kondisi diri sendiri,” katanya.

Kuota Bertambah dan Fasilitas Lebih Nyaman

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa, mengungkapkan adanya peningkatan jumlah jamaah haji pada 2026.

DIY memperoleh tambahan kuota sebanyak 601 orang, sehingga dari sebelumnya 3.147 jamaah meningkat menjadi 3.748 orang. Jika ditambah dengan petugas kloter, total yang akan diberangkatkan mencapai 3.830 orang.

“Secara keseluruhan jumlah calon haji yang akan diberangkatkan dari DIY mencapai 3.830 orang, termasuk dukungan 62 petugas kloter yang terdiri dari PPIH dan Petugas Haji Daerah,” ujarnya.

Para jamaah tersebut akan terbagi dalam 11 kelompok terbang (kloter). Mereka akan diberangkatkan secara bertahap melalui Embarkasi YIA menuju Arab Saudi.

Fasilitas embarkasi yang digunakan juga mengusung konsep berbasis hotel. Dengan sistem ini, jamaah dapat beristirahat lebih nyaman sebelum penerbangan, sehingga kondisi fisik lebih siap saat tiba di Tanah Suci.

“Dengan fasilitas embarkasi berbasis hotel, jamaah dapat beristirahat dengan lebih baik sebelum terbang ke Arab Saudi. Ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan haji secara keseluruhan,” kata Jauhar.

Ke depan, penggunaan Embarkasi YIA diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memperkuat posisi DIY dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lebih mandiri dan terintegrasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Harta Rp4,17 M Disorot Saat Ketua Ombudsman Jadi Tersangka

Harta Rp4,17 M Disorot Saat Ketua Ombudsman Jadi Tersangka

News
| Jum'at, 17 April 2026, 19:37 WIB

Advertisement

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

Wisata
| Jum'at, 17 April 2026, 18:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement