Advertisement
Difabel Peserta UNBK SMP di Jogja Berjumlah 13 Orang
Ilustrasi persiapan UNBK. - Solopos/M. Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Jumlah penyandang disabilitas yang mengikuti UNBK SMP di Jogja sebanyak 13 anak yang seluruhnya berada di MTs Yaketunis (Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam).
Kasi Kurikulum Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jogja Hasyim menjelaskan, jumlah tersebut terdiri atas dua anak low vision, satu anak harus dibacakan oleh pengawas, sisanya ada sepuluh peserta dari anak berkebutuhan khusus (ABK) menggunakan huruf braille.
Advertisement
Hasyim mengatakan, di sekolah inklusi sebenarnya ada satu siswa ABK di SMP Muhammadiyah 10, tetapi masih dapat mengikuti UNBK.
"Ada satu siswa yang tremor itu, tetap mengikuti normal," tegasnya, Sabtu (21/4/2018).
BACA JUGA
Ia memastikan untuk persiapan server di Jogja seluruhnya sudah dapat disinkronisasi. Pelaksanaan UNBK di Jogja akan didukung 4.548 unit komputer dan 133 server, dengan jumlah peserta 8.093 siswa.
Guna mengantisipasi padamnya listrik akibat gangguan alam, pihaknya sudah meminta sekolah untuk menyiapkan genset. Dinas Pendidikan Kota Jogja memperbolehkan sekolah untuk menyewa genset menggunakan anggaran yang diambil dari dana Bosda Kota Jogja dengan jumlah sesuai dengan standar harga barang dan jasa (SHBJ) yang ditetapkan oleh Wali Kota Jogja.
"Nanti harga barang dikalikan hari pelaksanaan UNBK sesuai penggunaan genset, itu bisa diambilkan melalui Bosda," ujarnl Hasyim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Stok Menumpuk, Impor Beras dan Gula Dipastikan Nihil pada 2026
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



