Lebaran 2018, Ini Skenario Lalu Lintas di Jogja

Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
18 Mei 2018 06:17 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Perhubungan DIY mempersiapkan dua program untuk menyambut Lebaran 1439 hijriah. Program-program yang dipersiapkan ditujukan demi meminimalisir kecelakaan dan memperlancar arus lalu lintas.

"Di dalam persiapan angkutan lebaran, ada dua program yang disiapkan Dinas Perhubungan dengan instansi terkait. Pertama, tentang peningkatan keselamatan penumpang. Kalau bisa zero accident. Yang [program] kedua, kelancaran lalu lintas," ujar Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Rahardjo di Kompleks Kepatihan, Rabu (16/5/2018).

Untuk meminimalkan kecelakaan, kalau bisa tidak ada, Dinas Perhubungan DIY akan melakukan ramp chech. Angkutan Lebaran, mulai dari bus antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi (AKDP) sampai angkutan perkotaan akan diinspeksi para petugas. Tak lupa, kesehatan sopir akan diperiksa.

Adapun untuk kelancaran lalu lintas, sambung Sigit, akan disiapkan tiga strategi. Pertama, rekayasa lampu lintas, dan penyampaian informasi melalui Variable Message Signs (VMS). Strategi kedua adalah melakukan rekayasa lalu lintas, dan ketiga mengimbau pelaku bisnis, baik hotel dan rumah makan agar tidak menggunakan badan jalan.

"Pas Lebaran tidak ada jalan yang ditutup. Malioboro pun demikian. Hanya dibuka tutup kalau ada hal-hal tertentu. Sementara untuk parkir akan memaksimalkan sirip-sirip Malioboro, karena kondisinya sekarang seperti saat ini. Tempat parkir di Jalan Beskalan baru dibikin. Eks Bioskop Indra juga belum selesai dibangun," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi mengatakan, agar Lebaran 2018 bisa dilalui dengan lancar tanpa banyak kendala, Pemda DIY beserta dengan Polda DIY dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY akan menggelar rapat koordinasi pada Senin (21/5/2018). Rapat akan dipimpin langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

Sebelum rapat koordinasi Senin mendatang, sambung Gatot, pada Rabu (16/5/2018) telah digelar rapat persiapan. "Kalau kemarin kami hanya setting siapa yang akan paparan dan yang sampaikan informasi. Nanti Senin, terkait dengan angkutan akan disampaikan Dinas Perhubungan. Sementara untuk harga akan disampaikan teman-teman Disperindag [Dinas Perindustrian dan Perdagangan] dan BI."

Ad Tokopedia