Advertisement
Tagana Harus Lebih Berdaya, Wajib Bantu Warga saat Terjadi Bencana
Bupati Sleman, Sri Purnomo (kiri) berjabat tangan dengan anggota Tagana Sleman seusai pengukuhan, Rabu (4/7 - 2018).Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengukuhkan 26 pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Sleman untuk masa bakti 2018 sampai 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/7/2018) .
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Sri Murni Rahayu, FK Tagana Sleman diharapkan bisa menguatkan perannya dalam membantu Pemkab Sleman dalam perlindungan sosial dan penanggulangan bencana, baik saat sebelum bencana, saat tanggap darurat maupun setelah bencana. "Pengukuhan ini mengacu kepada hasil musyawarah pembentukan FK Tagana Sleman Juni lalu," kata Sri Murni Rahayu, Rabu.
Advertisement
Bupati Sleman, Sri Purnomo, menyatakan FK Tagana di Sleman harus mampu lebih berdaya dalam membantu masyarakat khususnya masyarakat yang menghadapi bencana. Menurutnya, Sleman memiliki potensi terjadinya berbagai macam bencana, termasuk erupsi Gunung Merapi. "Merapi merupakan salah satu gunung aktif di Indonesia. Untuk itu diperlukan penanganan yang baik, tingkat kesehatan yang baik dan kemampuan yang baik dari setiap anggota Tagana Sleman," kata Sri Purnomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jembatan Kereta Api Ambruk di Jiangsu China, Lima Pekerja Tewas
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gunungkidul Tunggu Izin Kemendagri untuk Pemilihan Lurah 2026
- Empat Pemuda Mabuk Curi Motor di Pleret, Satu Masih Buron
- Kuota Penonton PSIM Jogja vs Persis Solo Naik Jadi 9.000 Orang
- Pemkab Gunungkidul Targetkan 5.000 Alat Timbang Ditera Ulang di 2026
- Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana
Advertisement
Advertisement



