Hindari Motor, Bus Pahala Kencana Nyungsep di Selokan

Bus Pahala Kencana Jurusan Klaten - Tangerang mengalami kecelakaan di Jl. Wates - Purworejo KM.10, Kaliwangan, Temon Wetan, Temon, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (12/7/2018). - Harian Jogja/ Beny Prasetya
13 Juli 2018 10:04 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sebuah bus jurusan Klaten - Tangerang mengalami kecelakaan di Jl. Wates - Purworejo KM.10, Kaliwangan, Temon Wetan, Temon, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (12/7/2018) petang. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu bus bernomor polisi B 7089 IS tersebut hendak ke arah barat menuju ke Purworejo.

Setelah melewati Rumah Sakit Risky Amalia bus bertuliskan Pahala Kencana tersebut mencoba menghindar dari sebuah motor yang hendak momotong jalan ke ke arah kanan alias utara.

Bus yang terisi oleh 34 penumpang  satu kondektur dan satu supir tersebut mencoba menghindar dengan mengarahkan kemudi ke arah utama. Alhasil sepeda motor Astrea 800 bernomor polisi AB 3830 YC terserempet dan jatuh.

Menurut kondektur Bus, Imam Toyib, 52, supir bernama Raun, 36, warga Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah tersebut telah berusaha untuk tidak menabrak pengendara sepeda motor. Menurutnya bila tertabrak, pasti motor tersebut telah berada di kolong bus berkapasitas 53 orang tersebut.

"Sudah mengarah ke kanan [utara] tetapi tetap aja kena, untuk menghindari sepeda motor. Kalau tidak dihindari pasti masuk ke kolong," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan yang bunuh diri sebenarnya adalah supir bus. Pasalnya demi menghindari seorang warga dirinya mempertaruhkan seisi bus melaju ke arah yang tidak di ketahui.

"Ini bunuh diri [supir], tetapi untung masuk di Selokan,"katanya.

Sementara salah satu penumpang, Maliq Akbar Muqil Rahman, mengaku dirinya tidak menahu kejadian tersebut. Dirinya hanya mendengar klakson dan teriakan serta takbir dari penumpang lain. "Tiba-tiba takbir penumpang lain, saya juga ikut, waktu itu, terus masuk ke selokan,"  katanya.

Maliq berujar dirinya dan penumpang lain langsung panik. Salah satu penumpang langsung memecah kaca agar penumpang cepat keluar dari bus tersebut.

"Kami semua panik, terus yang sakit jalan sendiri ke Rumah Sakit [Rizky Amalia]," katanya.

Sementara Panit Lantas Polsek Temon, Ipda Toha menyatakan akibat kejadian tersebut empat orang dilarikan ke rumah sakit. Salah satu di antaranya ialah pengendara sepeda motor bernama Slamet, 51, warga Dusun Balong, Kaligintung, Temon. Menurutnya Slamet saat ini mengalami luka di bagian kepala. Selain itu tiga orang lainnya yang juga penumpang bus dirawat karena luka ringan saja,

"Slamet sendiri sehabis dari Rumah Sakit Rizky Amalia menengok keluarga, tetapi saat pulang ke arah utara tertabrak dan dilarikan ke Rumah Sakit Risky Amalia kembali," katanya.

Selanjutnya, Toha menyatakan raun sendiri saat ini di bawa ke Polsek Temon untuk pemeriksaan. Adapun kesimpulan sementara yang didapatkan pihaknya ialah pengemudi bus sudah berusaha untuk menghindari motor yang tidak memperhatikan kendaraan dari arah belakang.

Kendati demikian bus dimungkinkan melaju dengan keadaan kencang karena tidak dapat mengerem dan memilih membanting ke utara. "Saat ini supir kami amankan. Begitu juga saksi kami mintai keterangan," katanya.