Kurangi Kemiskinan & Pengangguran, Disnakertrans KP Gelar Job Fair

Job Fair 2018 yang digelar Disnakertrans Kulonprogo, Kamis (12/7/2018) - Harian Jogja/Uli Febriarni
13 Juli 2018 14:15 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo berharap kegiatan Job Fair 2018 bisa menyerap tenaga kerja dari Kulonprogo sebanyak 30%.

Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana, mengungkapkan berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional, ada sebanyak 3.873 orang pengangguran di Kulonprogo pada 2017 dengan persentase angka pengangguran terbuka sebesar 1,99%, sehingga diperkirakan ada dua orang penganggur tiap 100 orang tenaga kerja. Dengan adanya penyerapan tenaga kerja lewat perusahaan yang ikut job fair kali ini diharapkan jumlah pengangguran bisa menurun.

"Job fair merupakan salah satu upaya kami yang bertujuan mengurangi kemiskinan dengan percepatan penempatan tenaga kerja. Jadi nanti bukan hanya mengurangi pengangguran, tapi kemiskinan juga," kata Eko Wisnu seusai membuka Job Fair 2018 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Pengasih, Kamis (12/7/2018).

Tahun ini ada 26 perusahaan yang berpartisipasi mengikuti job fair dengan menawarkan lebih dari 3.600 lowongan kerja bagi lulusan sekolah dasar (SD) hingga sarjana S1. Harapannya job fair ini menjadi lokasi bertemunya antara pencari tenaga kerja dan pemberi kerja. Kemudian pencari kerja bisa diterima menjadi karyawan, bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan hidup.

Kendati diharapkan bisa menyerap 30% tenaga kerja dari Kulonprogo, Eko tidak dapat memastikan jumlah pengangguran bisa langsung menurun atau para peserta bisa langsung diterima kerja karena masih ada tes dan serangkaian seleksi yang diterapkan oleh perusahaan yang dituju.

Eko mengakui banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja lewat job fair ini akan mengirimkan tenaga kerja ke luar Kulonprogo. Namun ada juga perusahaan yang akan mempekerjakan karyawan di Kulonprogo.

"Ada perusahaan penjual cat yang akan membuka toko di Kulonprogo sekitar dua bulan ke depan. Harapannya nanti mempekerjakan warga Kulonprogo di toko tersebut dan mereka ini tetap [tinggal] di Kulonprogo," tuturnya.

Selain itu ada perubahan yang terjadi dalam minat kerja warga di masa sekarang. Mereka ada yang sudah memiliki pekerjaan di bidang pariwisata, ataupun menunggu sejumlah pekerjaan yang akan muncul dari sejumlah proyek besar di Kulonprogo, misalnya dalam program Bedah Menoreh, New Yogyakarta International Airport (NYIA) dan Kawasan Industri Sentolo.

Seorang pencari kerja asal Wates, Erika Dewi, menyebutkan alasan ia mengikuti job fair adalah mencoba mencari peruntungan dengan langsung menyerahkan berkas lamarannya ke perwakilan perusahaan yang membuka lowongan. Ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan perbankan.

Endang, warga Durungan, Wates, menuturkan ia merupakan lulusan SMK tahun ini. Dengan mengikuti job fair ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan untuk masa depannya.