Warga di Gunungkidul Ini Pilih Mencuci di Saluran Irigasi

Ilustrasi saluran irigasi. - Harian Jogja
12 Oktober 2018 13:50 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Warga Desa Ngipak, Karangmojo memanfaatkan air dari saluran irigasi untuk mencuci pakaian. Hal ini dilakukan, selain menghemat biaya juga untuk menjaga cadangan air di musim kemarau.

Salah seorang warga, Desi mengatakan rutin mencuci pakaian di saluran irigasi di desanya. Menurut dia, warga sudah biasa memanfaatkan air yang berasal dari sumur dalam untuk kegiatan mencuci. "lokasinya enak dan saluran juga dangkal sehingga mudah untuk mencuci," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (11/10/2018).

Menurut Desi, untuk kualitas tidak ada masalah karena air langsung diambil dari sumur bor menggunakan mesin pompa. "Langsung disedot menggunakan pompa dan air dialirkan ke saluran warga untuk menyirami tanaman. Lha aliran di saluran itu juga digunakan untuk mencuci," ungkapnya.

Disinggung mengenai cadangan air di musim kemarau, ia mengaku tidak masalah karena kebutuhan masih mencukupi. "Masih lancar airnya, tapi untuk penghematan saya sering mencuci pakaian di saluran ini," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Waginem, warga lain di Desa Ngipak. Menurut dia, aliran air di saluran sangat bermanfaat. Selain digunakan untuk menyirami tanaman milik petani, juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain, salah satunya mencuci pakaian atau kendaraan bermotor yang dimiliki.
"Di sini airnya mengalir terus, jadi warga bisa memanfaatkan dengan baik," katanya.