Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Produk batik dari UMKM di Manunggal Fair, Kulonprogo. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, KULONPROGO—Produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kulonprogo diharapkan bisa dipasarkan di New Yogyakarta International Airport (NYIA). Upaya ini bertujuan agar warga asli Bumi Binangun khususnya para pengusaha kecil tidak hanya menjadi penonton.
Harapan itu disampaikan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, dalam dialog dengan pelaku usaha bertema Menyikapi Keberadaan Bandara untuk Kesejahteraan Masyarakat di Ruang Adhikarta kompleks Pemkab Kulonprogo, Wates, Senin (5/11/2018).
"Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga memiliki harapan yang sama, dan semoga nanti ada ruang bagi produk UMKM lokal Kulonprogo di NYIA agar pengusaha kecil bisa berkembang dengan keberadaan bandara baru ini," ucap Hasto.
Hasto mengatakan keberadaan bandara baru di luar dari fungsi teknisnya sebagai terminal penumpang pesawat dari seluruh penjuru Indonesia juga ditujukan untuk menyejahterakan masyarakat Kulonprogo. Dengan adanya NYIA, harapannya roda perekonomian masyarakat Bumi Binangun khususnya yang bergerak di UMKM terus berputar dan membaik seiring beroperasinya bandara tersebut mulai 2019.
"Produk Airku [air mineral asli Kulonprogo] juga harus ada di sana [NYIA], karena ini potensi lokal Kulonprogo, tetapi nanti tergantung dari hitung-hitungannya seperti apa dengan PT Angkasa Pura I," kata Hasto.
Manajer Proyek Bandara NYIA, Tauchit Purnomo Hadi, mengatakan pemberian ruang bagi produk lokal UMKM Kulonprogo di bandara baru bisa dilakukan. Nantinya bandara akan difungsikan sebagai etalase dari produk-produk lokal tersebut. "Contohnya kalau di Kulonprogo ada batik khasnya [geblek renteng], nanti bisa ditempatkan di etalase bandara, ini juga bertujuan mengenalkan produk tersebut ke masyarakat," ujarnya.
Hanya saja untuk saat ini jajarannya belum bisa memastikan detail luas dan harga yang akan dipatok kepada para pelaku UMKM yang ingin memasarkan produknya di bandara tersebut. Menurut Tauchit, hal itu masih butuh koordinasi dengan PT AP I.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.