Setahun, Satu Lowongan Jabatan di Gunungkidul Dilelang Dua Kali

ILustrasi lelang jabatan - JIBI
10 November 2018 06:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pemkab Gunungkidul telah membuka lelang jabatan untuk posisi lima jabatan tinggi pratama sejak Senin (5/11/2018) lalu. Rencananya pendaftaran dibuka selama dua minggu.

Kelima jabatan yang dilelang meliputi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sementara, dua posisi lainnya meliputi Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan dan SDM, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Ada yang menarik dari lelang jabatan kali ini, khususnya pada lowongan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Pasalnya, dalam setahun jabatan ini dilelang dua kali. Pada saat lelang di akhir 2017 lalu, posisi staf ahli ini sempat dilelangkan dan Bupati Gunungkidul Badingah memilih Saptoyo (saat itu menjabat sebagai Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan Umum) sebagai pemenang lelang.

Namun pada saat penataan pejabat pada awal Oktober lalu, bupati menunjuk Saptoyo menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Hal ini berdampak pada kosongnya jabatan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Praktis dengan begitu maka dalam kurun waktu setahun posisi ini dilelangkan dua kali.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono saat dikonfimrasi tidak menampik apabila dalam setahun terakhir melakukan lelang jabatan dua kali untuk posisi staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Menurut dia, hal ini bukan masalah karena pada saat penataan yang berdampak pada lowongnya jabatan itu juga telah dikonsultasikan dengan KASN.

“Tidak ada masalah dan lelang tetap akan jalan terus,” kata Drajad, Jumat (9/11/2018).

Dia menjelaskan, di dalam lelang pemkab sudah membentuk tim panitia seleksi selaku penanggungjawab semua kegiatan selama seleksi berlansung. Drajad pun berharap proses berjalan dengan baik sehingga tahapan bisa selesai tepat waktu.

“Kita target akhir tahun sudah terisi,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Gunungkidul Sigit Purwanto mengatakan, seleksi untuk jabatan tinggi pratama sudah dibuka sejak Senin (5/11) lalu. Rencananya pendaftaran ini ditutup pada Rabu (21/11/2018) mendatang.

“Lowongan ini tidak hanya terbuka untuk internal pegawai pemkab, tapi juga terbuka untuk pegawai di lingkup DIY,” katanya.

Sigit menuturkan, sesuai aturan dalam seleksi terbuka, di setiap lowongan minimal ada empat pelamar. Apabila sampai batas waktu pendaftaran ditutup, tapi kuota minimal belum terpenuhi maka pansel berhak memeperpanjang masa pendaftaran.

“Kalau kurang dari empat maka harus diperpanjang,” ungkapnya.