Gunungkidul Anggarkan Rp3,39 Miliar untuk 180 Lampu Penerangan Jalan
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kismorejo,70, warga Dusun Trengguno Kidul, Sidorejo, Ponjong menjadi korban tabrak lari pada Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka serius di bagian kepala.
Kepala Seksi Humas Polsek Ponjong, Aipda Agus Gunawan mengatakan, peristiwa tabrak lari yang menimpa Kismorejo terjadi di ruas jalan Ponjong-Semanu, tepatnya di Dusun Trengguno Kidul, Sidorejo, Ponjong. Tidak ada yang tahu peristiwa kejadian karena korban saat itu sedang berjalan sendirian.
Namun demikian, kata Agus, diduga kendaraan yang melakukan tabrak lari adalah truk yang melaju kencang dari arah Bedoyo menuju Semanu. Saat ditemukan warga, Kismorejo dalam posisi tengkurap dan wajah penuh luka. “Korban dalam kondisi sudah tak bernyawa saat ditemukan,” kata Agus kepada wartawan, Sabtu.
Dia menjelaskan, usai mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas dari Polsek Ponjong langsung mendatangi lokasi untuk pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Diduga luka ini menjadi penyebab utama korban meninggal dunia.
“Kami masih melakukan pendalaman data dari saksi-saksi. Hingga saat ini, kami masih berusaha mencari pelaku penabrakan,” tutur Agus.
Kapolsek Ponjong Kompol Mugiman menambahkan, untuk mencari pelaku tabrak lari, jajarannya sudah melakukan koordinasi dengan Unit Laka Polres Gunungkidul. Menurut dia, untuk informasi yang diperoleh saat pemeriksaan masih minim sehingga belum bisa menyimpulkan siapa pelaku tabrak lari.
“Diduga kendaraan yang digunakan untuk menabrak adalah sebuah truk. Yang jelas, kami akan terus gali informasi dan terus melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku bisa segera ditemukan,” katanya.
Menurut dia, pelaku penabrakan tidak memiliki itikad yang baik. Seharunya saat terjadi tabrakan memberikan pertolongan agar korban dapat terselamatkan. Namun demikian, pelaku lebih memilih kabur dan lari tanggungjawab. “Seandainya cepat ditolong mungkin akan lain. Ini lantaran saat ditermukan warga, kondisi korban sudah dalam kondisi tak bernyawa,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
Putri Kus Wisnu Wardani menerima Fellowship Award dari FIHRA sebagai apresiasi atas pengabdian dan kontribusinya terhadap ketahanan kesehatan Indonesia.
Bulog melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk diolah menjadi tepung. UMKM di seluruh Indonesia diprioritaskan melalui lelang nasional.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
SIM Keliling Jogja Selasa 27 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.