Kalau Formasi CPNS DIY Tak Terpenuhi, Sultan Bakal Andalkan Tenaga Honorer

Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta. - Harian Jogja/Desi Suryanto
08 Desember 2018 07:50 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan akan menggunakan tenaga honorer sebagai pengganti apabila tidak terisinya semua formasi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Sultan sepakat pusat harus melakukan evaluasi dalam pelaksanaan CPNS, terutama formasi harus disesuaikan kebutuhan daerah.

HB X mengatakan lolosnya peserta CPNS yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk wilayah DIY, turun dari prediksi sebelumnya.

Secara umum jumlah yang lolos tidak bisa memenuhi kuota, karena dari sebelumnya yang masih menggunakan passing grade hingga kemudian turun aturan baru saja, hanya beberapa persen yang lolos. "Jadi dari sekian persen itu, mungkin yang lolos beberapa persen saja dengan tes pembidanganmya, itu kan teknis keilmuan," katanya Jumat (7/12/2018).

Sultan mengatakan, daerah memang harus menerima segala konsekuensi dari kebijakan pusat terkait CPNS. Raja Ngayogyakarta Hadiningrat ini memastikan, dari banyaknya formasi yang dibuka untuk DIY tidak semuanya dapat diisi. Sehingga mau tidak mau harus mengandalkan honorer untuk mengisi pos-pos yang belum terisi dalam CPNS 2018.

"Dari yang daftarkan kan berarti sudah tidak memenuhi lowongan yang ada. Kalau tidak terisi ya itu konsekuensinya nanti kita isi dari yang honor itu kan salah satu kemungkinan," ujarnya.

HB X tidak menampik bahwa sistem CPNS harus ada evaluasi. Mengingat formasi sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat. Padahal penentuan oleh pusat biasanya cenderung standar. Sementara pengertian standar antara pusat dengan daerah seringkali berbeda karena daerah jelas tergantung pada kebutuhan.

"[Contohnya] Mungkin untuk penempatan guru saja pembidangannya berbeda kan gitu, variasinya memang harusnya banyak. Jadi sebelum ditentukan [formasi] mestinya kita [daerah] ini ditanya [kebutuhannya], sehingga kemungkinannya lowongan itu semakin terspesialisasi dan lebih besar. Akantetapi itu konsekuensi karena mmmang kebutuhan personelnya berbeda-beda, tidak mesti semua sama," jelasnya.

Kepala BKD DIY Agus Supriyanto mengatakan jumlah peserta CPNS seluruh DIY yang lolos SKB sekitar 5.000 orang. Angka itu memang meleset dari prediksi sebelumnya yang diperkirakan sekitar 9.000 orang pasca diterbitkannya aturan baru oleh Kemenpan RB. Para peserta yang lolos akan mengikuti SKB mulai Senin (10/12/2018) pekan depan dengan menjadwalkan tes untuk kabupaten dan kota lebih dahulu.

"Jumlah peserta itu antara angka 5.000 sampai 6.000 orang seluruh DIY, nanti tesnya akan dilakukan di BKD DIY," katanya.