Advertisement
Lima Proyek Pembangunan di Sleman Gagal Dilelang
Ilustrasi proyek pembangunan - JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Tahun ini Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Setda Sleman melelang total 310 paket dengan nilai Rp375 miliar. Namun ada lima paket lelang yang gagal karena waktu yang tidak memungkinkan.
Kepala BLP Setda Sleman Mirza Anfansury mengatakan lelang yang dilakukan oleh Pemkab Sleman tiap tahunnya rata-rata mencapai 300 paket. Sementara di tahun ini sampai November capai 310 lelang.
Advertisement
"Nilainya sampai Rp375 miliar, paket paling banyak konstruksi, sisanya pengadaan barang," kata Mirza pada Kamis (13/12/2018).
Dari 310 paket lelang, ada lima paket lelang yang gagal dikerjakan tahun ini. "Ada tiga lelang konstruksi, dan dua lagi pengadaan barang," jelas Mirza.
BACA JUGA
Lima paket lelang tersebut antara lain Gedung Inspektorat, Lapangan Denggung, dan proyek pembuatan jalan. Sementara sisanya yaitu lelang konsultasi pembuatan gedung Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE), dan satu pengadaan barang.
Mirza mengatakan kelima paket lelang tersebut gagal dilaksanakan tahun ini karena terkendala waktu. "Waktunya tidak memungkinkan," ujar Mirza. Semua paket yang dilelangkan tahun ini tetap melalui Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Di tahun depan Mirza mengatakan jumlah paket yang dilelang hampir sama dan juga menyesuaikan kebijakan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Lalu, perihal beberapa lelang yang belum bisa digelar tahun ini, Mirza menyerahkan masih-masing paket ke OPD terkait, apakah akan dilanjutkan tahun depan atau tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




