Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Ilustrasi./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul akan mengebut pemberian vaksin antraks di wilayah endemik antraks. Hal ini dilakukan agar hewan-hewan ini aman untuk kurban pada saat pelaksanaan Hari Raya Iduladha.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi terhadap ternak. Total hingga saat ini, ternak warga yang diberikan vaksin sebanyak 633 ekor sapi dan kambing 1.423 ekor.
Pemberian vaksin terbagi dalam dua zona. Untuk zona merah meliputi Dusun Grogol 1,II,III,IV,V di Desa Bejiharjo, Karangmojo, hingga wilayah Wonosari yang berbatasan Grogol IV, yakni Dusun Tawarsari di Desa Wonosari dan Dusun Kajar III di Desa Karangtengah. Sedangkan untuk zona kuning meliputi Dusun Grogol II, Gunungsari, Banyubening I, Banyubening II, Kulwo di Desa Bejiharjo. Kedung I, Kedung II, Desa Karang Tengah, Budegan I, Budegan II, Desa Piyamam dan Selang II, Desa Selang.
Dia menjelaskan, pemberian vaksin untuk pencegahan antraks agar tidak meluas. Recananya vaksin akan diberikan secara berkala selama sepuluh tahun. Setiap tahunnya, hewan ternak ini akan diberikan vaksin sebanyak dua kali.
Untuk tahap awal, kata Bambang, pihaknya menargetkan pemberian vaksin selesai sebelum Hari Raya Kurban. Ia pun memastikan, setelah ternak diberikan vaksin maka boleh diperjualbelikan. “Kami tahu karena ini mendekati Iduladha jadi pemberian vaksin akan kita kebut sehinga ternak bisa keluar dari wilayah terpapar antraks,” katanya.
Bambang mengatakan, pemberian vaksin ini menimbulkan beberapa resiko diantaranya sampai mati. Oleh karenanya, sebelum vaksin dilakukan sosialisasi kepada masarakat terkait dengan risiko pascavaksin. Selain itu, hewan ternak yang akan divaksin juga diberikan suntikan anti biotic agar kondisinya benar-benar sehat. “Kalau ternak sakit divaksin, maka risikonya bisa mati. Jadi, sebelumnya sudah dilakukan penyutikan anti biotic sehingga pada saat divaksin, ternak dalam kondisi sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.