Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi kebakaran/Antara
Harianjogja.com, WATES--Sebuah kios kelontong yang berlokasi di wilayah Terbah, Kelurahan Wates, nyaris ludes terbakar, Rabu (24/7/2019) pagi. Peristiwa ini membuat si pemilik kios, Sumarsono, 46, yang tinggal bersebelahan dengan kiosnya itu rugi hingga puluhan juta rupiah.
Salah satu petugas Pemadam Kebakaran Kulonprogo, Yulianto mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, kios dan rumah yang digunakan untuk tinggal Sumarsono dalam keadaan kosong. Diketahui si pemilik itu sedang pergi mengantarkan anaknya sekolah.
"Laporan yang masuk ke kami sekitar pukul 07.00 WIB, langsung kami meluncur ke lokasi," ujarnya, Rabu.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam upaya pemadaman ini. Dibantu warga sekitar dan jajaran kepolisian serta TNI, api akhirnya bisa dipadamkan kurang dari 30 menit.
Yulianto mengatakan, berdasarkan penuturan si pemilik kios, api diduga muncul dari sebuah kulkas tua yang mengalami korsleting listrik. Kulkas tersebut diletakkan di dalam ruangan belakang kios bersama barang-barang mudah terbakar. Salah satunya tumpukan kardus air mineral. "Sehingga api menyambar tumpukan kardus air mineral dan barang barang lain," ucapnya.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution mengatakan pihaknya masih mendalami penyenab pasti kebakaran ini. Namun, dari pengakuan korban, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. "Pengakuan pemilik kios diduga akibat kulkas yang sudah tua korsleting sehingga menimbukan percikan api dan membakar isi kios," ucapnya.
Akibat peristiwa ini kata Anggara beberapa dagangan dan perabotan rumah tangga ludes terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp40 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.