Mako Bimob di Pesisir Gunungkidul Dibangun di Lahan SG 1,8 Hektare
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.
Keistimewaan DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program sertifikasi tanah Sultan Grond (SG) yang dimulai sejak 2014 hingga saat ini masih berlanjut. Rencananya tahun ini ada 785 bidang yang disertifikasi.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Gunungkidul, Winaryo, mengatakan pelaksanaan sertifikasi SG merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sejak diberlakukannya Undang-Undang Keistimewaan DIY. Program ini dimulai sejak 2014 dan berlangsung hingga sekarang. “Targetnya bisa selesai di 2021,” kata Winaryo kepada wartawan, Kamis (5/9/2019).
Menurut dia, hingga saat ini Pemkab berhasil menyertifikatkan 1.550 bidang tanah SG. Adapun luasan di setiap bidang berbeda-beda karena menyesuaikan jumlah luasan tanah yang ada. Winaryo menuturkan luasan bidang SG yang tersertifikasi terus bertambah karena program masih berlangsung. “Untuk tahun ini kami targetkan dapat menyertifikatkan sebanyak 785 bidang,” katanya.
Dijelaskan Winaryo, untuk pelaksanaan sertifikasi Dispertaru berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional maupun pemerintah desa yang wilayahnya terdata ada tanah SG. Menurut dia di dalam pelaksanaan tidak ada perlakuan khusus karena prosesnya sama seperti dengan sertifikasi tanah-tanah umum lainnya. “Prosesnya tetap sama seperti pendataan hingga survei ke lapangan untuk pengukuran. Kemarin [Rabu 4/9] kami menyurvei tanah SG di wilayah pesisir di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo,” katanya.
Mantan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Gunungkidul ini berharap proses sertifikasi dapat berjalan dengan lancar sehingga target penyelesaian dapat tercapai. “Meski masih dalam proses tapi kami yakin target bisa terpenuhi,” katanya.
Ketua Paguyuban Kawula Pesisir Mataram (PKPM), Sumarno, mengatakan di wilayah pesisir sangat banyak tanah SG. Ia berharap keberadaan tanah SG tersebut dapat dimanfaatkan untuk upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Wujud dari pemanfaatan bisa dilakukan dengan banyak cara mulai dari yang bergerak di sektor pertanian hingga lokasi berusaha masyarakat, khususnya yang berada di pinggir pantai. “Mudah-mudahan tanah SG bisa memberikan manfaat yang baik kepada warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini Selasa 7 Juli 2026 lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 7 Juli 2026 di Condongcatur. Cek lokasi, waktu layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sebanyak tujuh siswa asal Sleman resmi diterima di Sekolah Rakyat MA 20 melalui SK Gubernur DIY. Mereka sementara tinggal di SRT Kulonprogo.
akil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengajak petani milenial di Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, untuk berani menanam komoditas bawang
Kunjungan wisatawan ke Kraton Jogja saat libur sekolah masih tinggi. Puncaknya lebih dari 4.000 pengunjung per hari didominasi wisatawan domestik.