Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Foto ilustrasi./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Kecamatan Umbulharjo menjadi proyek percontohan dari program Green Warmindo. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah plastik di wilayah Kota Jogja.
Camat Umbulharjo Rumpis Trimintarta mengatakan program tersebut bagian dari gandeng gendong yang dicanangkan oleh Pemkot Jogja. Program Green Warmindo tersebut baru pertama kali digelar di wilayah Jogja.
"Program ini baru diterapkan di empat kelurahan yakni Pandeyan, Warungboto, Mujamuju, dan Tahunan," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (10/10/2019).
Pada tahap pertama ini, terdapat 44 warung makan yang mengikuti program ini. Pengelola warung diwajibkan memilah sampah-sampah yang bisa didaur ulang dan disetorkan ke bank sampah terdekat. Dari pengumpulan sampah tersebut, pemilik warung akan mendapat kompensasi rupiah di jangka waktu tertentu.
"Kompensasi bisa sebulan sekali, atau setahun sekali, sesuai kesepakatan dengan bank sampah. Program ini ikut membantu menurunkan volume sampah, khususnya plastik dari warung-warung makan itu," ujar Rampis.
Meskipun baru menyasar pemilik Warmindo di empat kelurahan, katanya, tidak menutup kemungkinan tahun depan akan dikembangkan di seluruh kelurahan se Umbulharjo.
"Mereka bisa bekerjasama dengan bank-bank sampah di masing-masing kelurahan untuk mengurangi sampah. Semoga ide ini diikuti oleh korporasi lainnya," harap Rumpis.
Kepala Seksi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Jogja Faizah mengatakan setiap korporasi sebenarnya memiliki kewajiban untuk mengelola sampahnya. Namun hanya sedikit korporasi yang melakukan pendampingan.
"Green Warmindo ini sebuah terobosan. Kami berharap ke depan bisa diterapkan ke warung lainnya. Sebab berdasarkan aturan, penghasil [korporasi] harus mengelola sampah pastinya," kata dia.
Hanya saja, kata dia, ada yang masih perlu diperhatikan. Satu kilogram bungkus indomie itu jumlahnya 650 lembar. Padahal harga sekilonya hanya Rp500. Agar bisa memberikan nilai lebih, katanya, maka pemilahan sampah yang disetor ke bank sampah tidak hanya kemasan plastiknya tetapi juga sampah lainnya. Seperti kardus, kaleng sarden hingga botol air mineral.
"Kami berharap masing masing usaha kuliner bisa bekerjasama dengan 475 bank sampah di Jogja untuk ikut menanggulangi masalah salah ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.