38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Lahan transmigrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sedikitnya 15 kepala keluarga (KK) asal Gunungkidul bakal mengikuti program transmigrasi di tahun ini. Adapun tujuannya masih seputaran Pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra.
Kepala Seksi Komunikasi Informasi dan Edukasi Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Chatarina Emi Purwaning, mengatakan kuota transmigrasi tahun ini sudah terpenuhi. Rencananya ada 15 KK yang diberangkatkan ke luar Pulau Jawa.
Menurut dia program transmigrasi tidak hanya sebagai upaya pemerataan jumlah penduduk. Dalam program ini ada harapan dari keluarga untuk bisa meningkatkan taraf hidup. Pasalnya, para peserta di lokasi transmigrasi tidak hanya diberikan tempat tinggal, tapi juga diberi lahan pertanian. “Saat ditanya kenapa ingin ikut [program transmigrasi], rata-rata menjawab karena ingin mendapatkan hidup yang lebih layak,” kata Emi kepada wartawan, Senin (14/10/2019).
Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto, mengatakan jajarannya mendukung pelaksanaan program transmigrasi. Menurut dia, program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan dengan program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya menyangkut dengan upaya meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.