Nama Kepala BKPPD Gunungkidul Dicatut dalam Surat Mutasi Palsu
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Seorang petani di Kecamatan Semanu mengolah lahan, belum lama ini./Harian Jogja-Muhammad nadhir Attamimi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kelompok Tani Muda Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, menginisiasi pendirian desa agrowisata. Ide ini tidak lepas dari keberhasilan mengembangkan konsep wisata petik buah semangka yang sempat heboh beberapa waktu lalu.
Penasihat Kelompok Tani Muda Pampang, Rahmad Asnawi, mengatakan animo masyarakat terhadap wisata petik buah semangka sangat tinggi. Terbukti, dari dua kali panen semangka yang ditanam ludes terjual. “Ini sangat membanggakan karena semangka yang ditanam bisa memberikan banyak penghasilan baik kepada petani maupun pengelola,” kata Rahmat, Rabu (23/10/2019).
Menurut dia, keberhasilan ini menjadikan motivasi mendirikan desa agrowisata. Pengembangan ini bukan tanpa alasan karena Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata banyak menarik minat warga untuk berkunjung. “Setiap tahun tidak kurang dari dua juta wisatawan yang datang. Coba ditarik ke Pampang dua persen dari total pengunjung, sudah bisa untuk memajukan Desa Pampang,” katanya.
Untuk pengembangan agrowisata Kelompok Tani Muda Desa Pampang menyiapkan sejumlah perencanaan. Selain terus mengembangkan buah semangka dan tanaman hortikultura lainnya, pengelola berencana membangun sumur air dalam. Instalasi ini dibuat untuk pemeliharaan tanaman saat kemarau. “Anggaran pembangunan sumur kami peroleh dari bantuan pihak ketiga,” katanya.
Untuk mewujudkan agrowisata, pada 2020 benih semangka yang ditanam lebih banyak dan mencapai 50.000 benih. Rencananya penanaman akan disesuaikan dengan libur Lebaran 2020. “Target kami bisa panen seminggu sebelum dan sesudah Lebaran. Guna mencapai target ini kami mulai melakukan persiapan, salah satunya dengan pembangunan sumur bor,” katanya.
Salah seorang petani di Desa Pampang, Budi Susilo, mengatakan ide wisata petik buah semangka memberikan hasil yang positif karena lebih menguntungkan. Dengan prospek bisnis yang baik ini, ia mengaku berani mencabuti tanaman tembakau kemudian diganti dengan semangka. “Harga tembakau anjlok dan panen juga kurang baik. Jadi kami memilih menanam semangka,” katanya.
Untuk saat ini Budi menanam sebanyak 2.700 benih semangka. Diharapkan dari penanaman itu dapat menghasilkan panen hingga 15 ton. “Masih dalam proses dan mulai berbunga. Mudah-mudahan pertengahan November sudah bisa dipetik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Indonesia masih memiliki dua wakil di semifinal Japan Open 2026. Putri Kusuma Wardani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap menghadapi tantangan berat d
Airlangga Hartarto bertemu Menteri Perdagangan China, Huawei, dan ByteDance di Shanghai untuk membahas investasi kawasan industri, AI, cloud computing.
Presiden FIFA Gianni Infantino kokoh di tengah skandal Balogun dan protes Eropa. Dapat dukungan 200+ asosiasi, ia menuju jabatan keempat tanpa rival.
Pemerintah China panggil produsen mobil, larang perang harga dan iklan berlebihan. Fokus pada keamanan ADAS dan sanksi tegas bagi pelanggar regulasi.
DeepSeek diperkirakan memiliki valuasi Rp929 triliun setelah transaksi investasi terbaru. Startup AI asal China itu kini menjadi perusahaan AI paling bernilai d