Gasak Motor Schoopy, Maling Spesialis Perhiasan Asal Ponjong Ditangkap
Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Semugih, Kapanewon Rongkop dengan tersangka GS asal Tambakromo, Ponjong.
Bupati Gunungkidul Enda Subekti Kuntarningsih saat meninjau dan menyerahkan bantuan alsintan ke kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Selasa (30/12/2025)/ Foto Istimewa Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) senilai Rp12 miliar kepada kelompok tani sebagai upaya mempercepat modernisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gunungkidul di halaman kantor dinas setempat pada Selasa (30/12/2025). Komponen bantuan terbesar terdiri dari 31 unit traktor roda empat senilai Rp9,3 miliar.
“Bantuan ini berasal dari berbagai sumber, di antaranya usulan Bupati ke Kementerian Pertanian sebanyak sembilan unit, aspirasi Ketua Komisi IV DPR RI sebanyak enam unit, serta bantuan dari Gubernur DIY sebanyak tujuh unit,” ujar Rismiyadi kepada wartawan, Selasa siang.
Selain traktor, bantuan lainnya meliputi:
- 4 unit alat mesin panen (combine harvester).
- Alat olah tanah crawler dan unit power thresher.
- 13 unit pompa air.
- 3 unit alat penanam padi (transplanter).
Rismiyadi menekankan bahwa pemberian Alsintan bukan sekadar modernisasi alat, melainkan upaya strategis untuk mencapai swasembada pangan. Dengan alat modern, pengolahan lahan hingga masa panen diharapkan menjadi lebih efisien.
“Tujuannya agar pengolahan lahan maupun pemeliharaan lebih mudah. Harapannya, hasil panen meningkat sehingga program penguatan ketahanan pangan dapat terwujud,” tambahnya sembari mengingatkan petani agar merawat alat tersebut dengan baik.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengimbau agar bantuan ini tidak memicu konflik internal antarpetani. Ia menekankan pentingnya musyawarah mufakat dalam mengatur jadwal penggunaan alat di lapangan.
“Jangan ada yang saling iri. Penggunaannya bisa dijadwalkan agar semua merasakan manfaatnya. Yang paling penting, alat-alat ini harus dirawat agar awet,” pesan Bupati yang akrab disapa Mbak Endah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Program ini juga menjadi bagian dari inisiatif "Tani Makmur" untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Semugih, Kapanewon Rongkop dengan tersangka GS asal Tambakromo, Ponjong.
Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Duel ini menjadi ujian pertama Thomas Tuchel bersama The Three Lions.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Sabtu–Senin (13–15 Juni 2026) ini, mengangkat tema Nyawiji Dadi Siji, Panjaga Nusantara dan wajib diikuti oleh selur
Prahdiska Bagas Shujiwo menyingkirkan Lee Zii Jia, sementara Muhamad Yusuf melaju mulus ke babak 16 besar Macau Open 2026.
Dinkes Bantul menargetkan 460 ribu warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 melalui strategi jemput bola ke komunitas dan instansi.
Lionel Messi mencetak hattrick pertama di Piala Dunia saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dan menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose.