DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melakukan simbolisasi penyerahan bantuan pupuk kepada petani di Kalurahan Ngawu, Playen. Rabu (10/12/2025)/Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kalurahan Ngawu, Playen, menyalurkan bantuan pupuk Rp84 juta kepada 428 petani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung produktivitas pertanian masyarakat.
Lurah Ngawu, Wibowo Dwi Jatmiko, mengatakan total ada 428 petani yang mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi dari kalurahan. Acara simbolisasi penyerahan disaksikan oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, di Taman Kuliner Gajah Wongso, Rabu (10/12/2025).
“Masing-masing petani mendapatkan bantuan pupuk dua kantong jenis NPK atau Phonska,” kata Wibowo, Rabu siang.
Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya bermanfaat bagi petani dalam rangka mengurangi biaya operasional yang dikeluarkan untuk pemeliharaan. Lebih dari itu, bantuan ini merupakan upaya dari kalurahan untuk memperkuat program ketahanan pangan di masyarakat.
Selain itu, sambung Wibowo, kegiatan ini juga bertujuan mewujudkan program Ngayomi sesuai dengan visi misi yang dimiliki Bupati Gunungkidul. Total anggaran yang digelontorkan untuk pemberian pupuk ini mencapai Rp84 juta.
“Mudah-mudahan dengan program bantuan pupuk ini, tanaman pangan milik petani bisa tumbuh subur dan panennya bisa dioptimalkan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengapresiasi program penyaluran bantuan pupuk yang diberikan oleh Pemerintah Kalurahan Ngawu, Playen. Ia berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh para petani.
Menurut Bupati, para petani adalah pahlawan kehidupan dan pahlawan pangan karena berkat jerih payah mereka, pasokan pangan di masyarakat dapat berjalan dengan baik. Ia mengaku senang dapat bertemu dengan para petani dan berharap upaya mewujudkan kesejahteraan dapat direalisasikan.
“Terima kasih untuk Lurah Ngawu atas inisiasi dalam upaya memberikan bantuan pupuk kepada petani. Dengan ini, semua warga dapat merasakan manfaat program ketahanan pangan, meskipun jumlahnya sedikit tetapi merata,” kata Mbak Endah.
Ia juga mengingatkan agar petani tidak hanya menanam, tetapi juga merawat dengan baik, yaitu dengan melakukan pengamatan hama dan memberikan pupuk secara rutin.
“Tujuannya agar tanaman dapat tumbuh subur. Kalau hasil panennya baik, maka yang merasakan manfaatnya juga petani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari mencapai 84,832% dan lebih cepat dari target. Proyek ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Harga telur di tingkat peternak Kulonprogo hanya Rp18.500-Rp20.700 per kg, sementara pakan naik. Peternak mengaku tombok hingga Rp3 juta.
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
PSEL Piyungan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 18-20 MW listrik dengan investasi hingga Rp3 triliun.