Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi cek kesehatan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai tindak lanjut dari penyakit tidak menular yang trennya masih cukup tinggi dan menjadi penyebab kematian tertinggi, Pemkot Jogja meluncurkan Rencana Aksi Daerah Penyakit Tidak Menular (RAD PTM), di kompleks Balai Kota, Senin (18/11/2019).
Kasi Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Iva Kusdyarini, menjelaskan RAD PTM merupakan upaya pencegahan penyakit tidak menular yang pada pelaksanaannya melibatkan lintas sektor.
“Bentuknya upaya promotif, preventif dan rehabilitatif. Rehabilitatif khusus ranah Dinkes, sedangkan promotif dan preventif bisa dilakukan oleh lintas sekor terkait dan pemangku kepentingan. Contoh dalam Car Free Day, maka Dinas Pariwisata yang terlibat. Dinas Lingkungan Hidup juga bisa terlibat dalam penyediaan kawasan untuk aktivitas seperti olahraga,” katanya, Senin.
Selain itu Pemkot juga telah menggalakkan program Cerdik untuk menjaga kesehatan masyarakat,. Program itu merukapan akronim dari Cek kesehatan berkala; Enyahkan asap rokok; Rajin aktivitas fisik; Diet sehat dengan kalori seimbang; Istirahat cukup; dan Kelola stres.
Program tersebut kata dia, membutuhkan dukungan pemangku kepentingan lintas sektor untuk menciptakan salahs atunya lahan untuk olahraga. “Olahraga yang tidak perlu biaya semisal lari pagi, itu kita perlu taman khusus dan sebagainya. Ini perannya di PUPR,” katanya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Kota Jogja, Yudiria Amelia, mengatakan dari Dinas Tenaga Kerja juga perlu mendukung upaya ini dengan mengondisikan para pekerja, untuk screening kesehatan dan lainnya. “Ini sedang masuk Bagian Hukum, harapannya Peraturan Wali Kota Jogja jadi tahun ini, sehingga 2020 kami running,” ujarnya.
Meski demikian, sebelum RAD ini ihaknya telah melakukan screening pada masyarakat usia 15-59 tahun. Selain itu pihaknya juga menyasar screening pada anak sekolah, mulai dari kelas I-X, di mana kelas X, anak sekolah baru masuk program PTM.
Menurut dia masyarakat masih sering mengabaikn penyakit tidak menular sebab dampaknya tidak langsung terasa. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola makan, gizi tidak seimbang dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Instagram meluncurkan label AI Generated Profile. Akun AI tanpa label berisiko kehilangan jangkauan di Reels dan Explore.
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke 16 besar China Masters 2026 setelah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur. Simak hasil dan jadwal wakil Indonesia lain
Sebanyak 19 tersangka kasus Little Aresha dilimpahkan ke Kejari Kota Jogja. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Telkom Solution tidak hanya membangun kapabilitas solusi digital yang komprehensif, tetapi juga menghadirkan value creation dan nilai tambah yang dibutuhkan