Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul mengklaim logistik pilkades serentak sudah siap digunakan saat pemungutan suara, Sabtu (23/11/2019). Saat ini panitia pilkades sudah mengirimkan undangan kepada para pemilih.
Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Muhammad Farkhan, mengatakan urusan logistik pilkades tidak ada masalah. Semua kebutuhan yang diperlukan sudah dipersiapkan sejak sepekan sebelum pemungutan suara digelar.
Sebagai contoh, untuk kotak suara dan formulir dalam rekapitulasi sudah dikirimkan ke masing-masing desa pada Jumat (15/11/2019) dan Sabtu (16/11/2019). Sedangkan untuk surat suara, proses pengadaan dilaksanakan oleh masing-masing desa. Hasil pemantauan di lapangan di 56 desa tidak ada masalah berkaitan dengan pencetakan surat suara. Panitia juga sudah mengepak surat suara untuk dikirim ke setiap tempat pemungutan suara (TPS). “Sudah tidak ada masalah dan rencananya pengiriman logistik dilakukan satu hari sebelum pencoblosan,” kata Farkhan kepada wartawan, Selasa (19/11).
Menurut dia, selain mempersiapkan kebutuhan logistik untuk pemilihan, panitia juga sudah mendistribusikan undangan kepada warga. “Masih dalam proses dan harapannya semua warga yang memiliki hak pilih mendapatkan undangan untuk mencoblos,” katanya.
Farkhan berharap pelaksanaan pilkades serentak dapat berjalan dengan aman lancar dan damai hingga proses pelantikan kepala desa terpilih. “Mudah-mudahan semua lancar. Untuk pengamanan kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang,” katanya.
Anggota Panitia Pilkades Wonosari, Kecamatan Wonosari, Saryanto, mengatakan, urusan logistik di desanya sudah beres. Semua kebutuhan dalam pemilihan sudah tersedia dan tinggal proses pengiriman ke tujuh TPS di Desa Wonosari. “Saat ini [Selasa] masih proses pengepakan untuk masing-masing TPS. Tapi, semua kebutuhan mulai dari kertas suara, alat pencoblos, kotak suara dan formulir sudah tersedia,” katanya.
Rencananya setelah pengepakan selesai, logistik pilkades langsung dikirimkan ke masing-masing TPS pada Jumat (22/11/2019). “Semua sudah kami persiapkan dan mudah-mudahan pemilihan berjalan dengan lancar,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul ini.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan, menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas selama penyelenggaraan pilkades. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat juga siap menindak tegas karena di dalam pemilihan rawan praktik perjudian maupun politik uang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.