Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, Ultra Resmi, Ini Harga dan Speknya
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Ilustrasi pelayanan publik. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY merekrut sebanyak 250 tenaga bantu atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk menempati 172 jabatan di instansi yang berada di bawah Pemda DIY.
Perekrutan tenaga bantu itu dilakukan seiring masih banyak kebutuhan pegawai, sementara Pemerintah Pusat hanya memberikan jatah 718 formasi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan pengadaan tenaga bantu melalui seleksi umum langsung dibawah Gubernur DIY. Sehingga peserta seleksi yang memenuhi syarat dan dinyatakan lolos tes akan mendapatkan SK penempatan bekerja dari Gubernur DIY. Menurutnya, tidak ada ketentuan larangan bagi pendaftar CPNS untuk mendaftar di tenaga bantu Pemda DIY.
“Kayaknya tidak ada sistemnya yang menolak [pendaftar CPNS boleh mendaftar],” katanya di sela-sela Rapat Banggar di DPRD DIY, Kamis (28/11/2019).
Ia menambahkan tenaga bantu tersebut akan mengerjakan pekerjaan di luar pekerjaan PNS. Karena jumlah PNS di lingkungan Pemda DIY masih kekurangan dan tidak sebanding dengan formasi jabatan atau pekerjaan yang dibebankan.
“Formasi ini kami buat menyesuaikan dengan kondisi PNS yang sudah ada, termasuk ada tenaga guru. Misal ada perlu guru sejarah, karena ada sekolah yang butuh guru sejarah,” ujarnya.
Dari 250 tenaga bantu setiap jabatan rata-rata dibutuhkan hanya satu hingga dua orang, dengan kualifikasi pendidikan beragam mulai dari SLTA hingga S1. Mereka akan ditempat di sejumlah instansi di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan SLB Negeri, serta SMA dan SMK Negeri di berbagai daerah di DIY.
Adapun tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, komptensi dasar, kompetensi bidang serta wawancara atau praktik. Pendaftaran online dan penyerahan berkas sejak Selasa (26/11/2019) hingga Kamis (28/11/2019). Kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan pada Desember 2019 mendatang. Hingga Kamis (28/11/2019) siang pendaftar yang mendaftarkan akun online sebanyak 6.000 calon, sedangkan pendaftar yang sudah mengajukan berkas online sebanyak 2.500 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Agus Supiyanto menjelaskan tenaga bantu yang lama sebelumnya juga telah dilakukan evaluasi. Dari hasil evaluasi tersebut jika tidak lolos untuk melanjutkan kontrak telah umumkan melalui pengumuman tenaga bantu untuk mengisi kekosongan. Proses seleksi dilakukan secara terbuka termasuk menggunakan sistem CAT.
“Yang lama yang tidak lolos [evaluasi, diperpanjang kontrak] tetap diperbolehkan mendaftar selama memenuhi syarat,” ujarnya.
Pendaftar yang lolos semua tahapan akan diberikan SK sebagai Pegawai Tidak tetap (PTT) sehingga mendapatkan BPJS, cuti dan lainnya. “Jadi derajatnya [tenaga honorer] dinaikkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.