Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kawasan pedestrian depan gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro, Jogja, Senin (04/11/2019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan Kota Jogja mengklaim tidak ada kemacetan di sekitar kawasan Malioboro saat uji coba kawasan pedestrian.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, mengatakan dari beberapa kali uji coba selama ini, tidak terjadi masalah signifikan dari lalu lintas di sekitar Malioboro. "Kemarin agak padat karena ada demo di simpang Gondomaman. Di luar itu tidak ada masalah sebenarnya," ujarnya, Rabu (11/12/2019).
Untuk mendukung Malioboro jadi kawasan pedestrian, Dishub sedang mengkaji penerapan jalur satu arah di sekitar Malioboro, seperti Jalan Mataram, Jalan Pasar Kembang, Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Panembahan Senopati.
Menurutnya, kebijakan jalur satu arah di satu sisi memang membuat pengendara memutar, tapi di sisi lain waktu tempuh jadi terkurangi karena relatif lebih lancar. Selain itu jalur satu arah juga diklaim dapat mengurangi tunggakan akibat crosing kendaraan dan kecelakaan lalu lintas.
Ia mengakui di kawasan Malioboro tidak akan ditambahi tempat parkir lagi. Selain karena sudah tidak ada lahan, menurutnya ditambahi sebanyak apapun, jika mindset masyarakat masih selalu ingin parkir tepat di dekat lokasi, tempat parkir tidak akan pernah cukup.
Untuk itu Dishub akan mengoptimalkan transportasi umum seperti Trans Jogja sebagai kendaraan untuk akses masuk Malioboro. Menurutnya, Trans Jogja menjadi solusi efektif untuk mensiasati terbatasnya lahan parkir.
Ia berharap masyarakat juga bisa turut mendukung kebijakan ini untuk terciptanya Kota Jogja yang lebih nyaman. "Memang kita harus keluar dari zona nyaman, mohon pengertiannya karena lahan Kota Jogja memang sangat terbatas," ujarnya.
Selain perbaikan manajemen, tidak menutup kemungkinan jika ke depan Trans Jogja akan ditambah. Lahan parkir untuk bus pariwasata juga akan ditambah di tiga titik, yakni sisi timur Gor Amongraga, parkir timur Gembiraloka Zoo dan sisi barat Hotel Melia Purosani.
Ia melihat, jalur bus masuk kebanyakan dari timur, sehingga jika parkir Bank Indonesia penuh, bus akan dialihkan ke tiga kantong parkir itu, lalu wisatawan akan difasilitasi Trans Jogja untuk masuk Malioboro.
Gor Amongraga dan GL Zoo dapat menambah 104 kapasitas parkir bus, sementara sisi barat Melia Purosani bisa menambah kapasitas 150 mobil. Rencananya penambahan parkir ini akan diujicobakan pada Sabtu (14/12) mendatang.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X belum memutuskan waktu terkait penerapan malioboro bebas kendaraan secara penuh di 2020. Menurutnya masih butuh kajian terlebih dahulu. “Belum, belum saya putuskan, biar dilakukan kajian dulu,” ujarnya seusai menghadiri pemberian penghargaan Anugerah Prestasi di Gor Amongraga, Rabu.
Begitu juga terkait realisasi kawasan Malioboro akan menjadi semacam bundaran lalu lintas, Sultan belum bisa memastikan waktunya. “Belum tentu, kita lihat saja nanti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.