Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Seorang pekerja sedang membersihkan puing-puing bekas pembangunan di underpas Keuntungan, Senin (22/12/2019)-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR masih terus menyelesaikan pembangunan underpass Kentungan Sleman. Terowongan yang dibangun dengan dana Rp126 miliar itu berdasarkan kontrak harus selesai pada 31 Desember 2019 mendatang.
Berdasarkan pengamatan Harianjogja.com, underpass yang dibangun sejak pertengahan Januari lalu itu masih menyisakan sejumlah pekerjaan. Di antaranya pengaspalan, ornamen dan trotoar. Beberapa pekerja masih terlihat membersihkan puing-puing yang berserakan di sekitar underpass.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kretek 2 dan Underpass Kentungan Cs Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Muhammad Syidik Hidayat enggan menjelaskan detail bangunan underpass yang belum selesai dilakukan. Dia juga tidak mau memprediksi apakah pembangunan underpass sepanjang 540 meter dengan konstruksi tertutup 180 meter itu selesai tepat waktu.
"Mohon maaf ya, kami sedang bekerja siang malam. Mohon pengertiannya," kata Syidik saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Rabu (25/12/2019)
Syidik juga tidak mau mengungkapkan aturan yang diambil jika proyek tersebut tidak sesuai tepat waktu (molor). Termasuk gangguan-gangguan yang dihadapi selama proses pembangunan berlangsung. Hanya saja, selama ini Syidik selalu optimistis jika penyelesaaian pembagunan underpass tersebut selesai tepat waktu.
"Sekarang sudah mulai hujan, kami rapat terus agar pekerjaan tetap sesuai target. Sementara ini kami maksimalkan sesuai kontrak," tegasnya.
Sekadar diketahui, tinggi bebas underpass 5,2 meter. Lebarnya 16 meter dengan dua jalur empat lajur, dapat dilalui dari Barat (Magelang) ke Timur (Solo) maupun sebaliknya. Sedangkan kecepatan rencana untuk underpass ini adalah 60 km/jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.
LBB 2026 Jogja diikuti 3.500 pelajar dari SD hingga SMA. Kegiatan ini menanamkan disiplin, keteraturan, dan cinta Tanah Air.
Profil Destry Damayanti, Gubernur BI 2026-2031, mulai pendidikan, karier sebagai ekonom hingga perjalanan di Bank Indonesia.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp4,53 triliun untuk 2027, terutama untuk SDM, usaha, digitalisasi, dan pengawasan.