Dua Bulan Lagi, Underpass Kentungan Bisa Dilewati

Proyek Underpass Kentungan, Sleman. - Harian Jogja/Desi Suryanto
01 November 2019 16:27 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pembangunan terowongan bawah tanah atau underpass di Kentungan, Sleman, berjalan sesuai perencanaan. Terowongan yang dibangun dengan duit Rp126 miliar ini diperkirakan selesai pada 31 Desember 2019 dan bisa dilewati pada awal 2020 atau sekitar dua bulan lagi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kretek 2 dan Underpass Kentungan CS Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Muhammad Sidiq Hidayat mengatakan underpass di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) lebih cepat selesai daripada Underpass Kentungan. Underpass YIA sesuai dengan kontrak harus selesai pada awal Desember 2019, edangkan Underpass Kentungan harus rampung hingga akhir Desember 2019.

“Untuk Kentungan, awal Januari [2020] bisa dioperasikan,” katanya kepada Harian Jogja, Jumat (1/11/2019).

Sidiq mengatakan, hingga awal November ini pembangunan terowongan Kentungan telah mencapai lebih dari 70%.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Raharjo menyatakan beroperasinya Underpass Kentungan pada awal 2020 dapat mengurang kemacetan di kawasan tersebut. Lalu lintas dari arah barat menuju ke timur dan sebaliknya bisa langsung melalui terowongan.

“Kalau menghilangkan [kemacetan] sama sekali tentu sulit, paling tidak nanti jika sudah beroperasi bisa mengurangi kemacetan,” katanya.