Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Makam Ayu Selisa sosok yang diduga kerangka yang ditemukan di resapan septik tank di Bangunjiwo, Bantul beberapa waktu lalu.-Suara.com/Muhammad Ilham Baktora
Harianjogja.com, BANTUL--Surat wasiat yang disebut ditulis Edi Susanto terkait dengan kasus penemuan kerangka manusia di Bantul terungkap ke publik.
Polisi masih menyelidiki kasus kematian Ayu Shelisha atau Sheli yang ditemukan jadi kerangka dalam septic tank mertuanya Waluyo, di Bantul. Suami Sheli, Edi Susanto yang diduga sebagai pembunuh Sheli meninggalkan surat wasiat sebelum tewas bunuh diri. Apa isi wasiatnya?
Surat wasiat ini menjadi petunjuk polisi untuk menguak tabir kematian Sheli. Foto surat wasiat yang didapatkan dari Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, Senin (30/12/2019).
Dari foto tersebut, tampak secarik kertas yang ditulis tangan berisi pesan menggunakan Bahasa Jawa, sebagai berikut:
"Mbak Tini mamak tulung dijogo, atine digawe seneng yo mbak Tini. Aku arep nututi simbok tuo karo bojoku: Ayu Shellisa. Pesenku ojo congkrah mergo bondo karo sedulure dewe. Aku ratrimo nek wong tuo pileh kaseh!!! (Mbak Tini, ibu tolong dijaga. Hatinya dibuat bahagia ya, Mbak Tini. Saya akan menyusul nenek dan istriku: Ayu Shellisa. Pesanku jangan bertengkar karena harta dengan saudara sendiri. Saya tidak terima jika orang tua pilih kasih!!!)."
Seperti diberitakan sebelumnya, Edi meninggal akibat bunuh diri pada November 2019. Sedangkan saat itu, Sheli masih belum diketahui keberadaannya. Setiap ditanya tetangga atau keluarga soal Sheli, Edi menjawab tak tahu menahu.
"Patut diduga (Ayu Shelisa) korban pembunuhan, karena ditemukan di dalam septic tank, karena kalau terperosok kan tidak mungkin juga, karena penutup septic tank terbuat dari beton juga," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Polres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Senin (30/12/2019).
Ditambah kesaksian dari keluarga Edi kepada polisi yang mengungkap Sheli jadi korban KDRT oleh suaminya.
"Pelaku diduga suami korban sendiri (Edi Susanto), yang saat ini meninggal karena gantung diri. Kenapa? Karena orang tua bilang bahwa Edi pernah melakukan tindak kekerasan pada Shelisa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detiknews.com
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.