Ditemukan Tinggal Kerangka, Ini Foto Ayu Shelisha saat Masih Hidup

Makam Ayu Selisa sosok yang diduga kerangka yang ditemukan di resapan septik tank di Bangunjiwo, Bantul beberapa waktu lalu.-Suara.com - Muhammad Ilham Baktora
27 Desember 2019 21:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kabar penemuan kerangka manusia di dalam septic tank di Dusun Karangjati, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul menggemparkan warga DIY.

Kerangka manusia itu dinyatakan polisi dan keluarga Ayu Shelisha yang dikabarkan hilang sejak 2009 lalu. Ayu diduga dibunuh oleh suaminya sendiri Edi Susilo.

Keluarga Ayu Shelisha menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap Ayu kepada kepolisian, “Kalau saya, saya serahkan ke pihak polisi saja,” ucap Anik Maidarningsih, ibu kandung dari Ayu Shelisha kepada wartawan, saat dimintai tanggapannya terkait fakta baru dalam kasus penemuan kerangka manusia, melalui sambungan telepon, Jumat (27/12/2019).

Anik meyakini kerangka tersebut adalah anaknya yang bernama Ayu Shelisha berdasarkan gelang yang dikenakan dan bordir jaket milik anaknya tersebut. Polisi menyebut penyebab kematian Ayu karena dibunuh dan pelaku pembunuhan tersebut diduga adalah suami dari Ayu.

Ayu Shelisha merupakan adik kembar dari Ayu Lellisha. Anik mengatakan kembaran Ayu Shelisha dulu sempat mencari adiknya tersebut yang dinyatakan hilang sejak 2009 lalu dan sempat merasa bahwa Ayu Shelisha masih hidup. Ia sendiri juga sempat mencarinya.

Dalam postingan di Facebook Ayu Lellisha melalui akun @Ayoe Lellysha rajin mengunggah kasus penemuan adiknya yang ditemukan tinggal kerangka. Termasuk memposting video saat adiknya dimakamkan serta potongan percakapan via Whatsapp antara dirinya dan keluarganya saat kabar penemuan kerangka manusia di Bantul baru mencuat.

Ayu Lellisha juga memposting foto kembarannya Ayu Shelisha di facebook. Foto itulah yang ia sampaikan ke polisi saat melaporkan saudara kembarnya yang hilang.

Dalam keterangan foto itu, tertulis pengumuman saudaranya yang hilang, serta nomor keluarga yang bisa dihubungi.