RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Makam Ayu Selisa sosok yang diduga kerangka yang ditemukan di resapan septik tank di Bangunjiwo, Bantul beberapa waktu lalu.-Suara.com/Muhammad Ilham Baktora
Harianjogja.com, JOGJA--Kabar penemuan kerangka manusia di dalam septic tank di Dusun Karangjati, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul menggemparkan warga DIY.
Kerangka manusia itu dinyatakan polisi dan keluarga Ayu Shelisha yang dikabarkan hilang sejak 2009 lalu. Ayu diduga dibunuh oleh suaminya sendiri Edi Susilo.
Keluarga Ayu Shelisha menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap Ayu kepada kepolisian, “Kalau saya, saya serahkan ke pihak polisi saja,” ucap Anik Maidarningsih, ibu kandung dari Ayu Shelisha kepada wartawan, saat dimintai tanggapannya terkait fakta baru dalam kasus penemuan kerangka manusia, melalui sambungan telepon, Jumat (27/12/2019).
Anik meyakini kerangka tersebut adalah anaknya yang bernama Ayu Shelisha berdasarkan gelang yang dikenakan dan bordir jaket milik anaknya tersebut. Polisi menyebut penyebab kematian Ayu karena dibunuh dan pelaku pembunuhan tersebut diduga adalah suami dari Ayu.
Ayu Shelisha merupakan adik kembar dari Ayu Lellisha. Anik mengatakan kembaran Ayu Shelisha dulu sempat mencari adiknya tersebut yang dinyatakan hilang sejak 2009 lalu dan sempat merasa bahwa Ayu Shelisha masih hidup. Ia sendiri juga sempat mencarinya.
Dalam postingan di Facebook Ayu Lellisha melalui akun @Ayoe Lellysha rajin mengunggah kasus penemuan adiknya yang ditemukan tinggal kerangka. Termasuk memposting video saat adiknya dimakamkan serta potongan percakapan via Whatsapp antara dirinya dan keluarganya saat kabar penemuan kerangka manusia di Bantul baru mencuat.
Ayu Lellisha juga memposting foto kembarannya Ayu Shelisha di facebook. Foto itulah yang ia sampaikan ke polisi saat melaporkan saudara kembarnya yang hilang.

Dalam keterangan foto itu, tertulis pengumuman saudaranya yang hilang, serta nomor keluarga yang bisa dihubungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!