Sering Terjadi Cuaca Ekstrem, Wisatawan di DIY Diperingatkan untuk Waspada

Ilustrasi petir - Ist/The Independent
30 Desember 2019 17:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--BPBD DIY mengimbau kepada wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah ini untuk meningkatkan kewaspadaan seiring terjadinya cuaca ekstrem akhir-akhir ini. Salah satunya potensi bencana yang harus diwaspadai adalah angin kencang.

Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengimbau kepada sukarelawan agar memberikan informasi atau sosialisasi kepada para pengunjung sejumlah objek wisata agar meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta kepada wisatawan agar berhati-hati ketika ada pergantian cuaca mendadak, terutama di sejumlah titik tempat wisata yang ada unsur rawan bencana tertentu. Harapannya dengan mengindahkan imbauan tersebut bisa meminimalisasi terjadinya potensi korban ketika terjadi bencana.

"Misalnya di tempat yang tinggi kan rawan longsor atau pohon tinggi bisa tumbang, kalau pantai ya potensi gelombang tinggi. Ini perlu waspada, wisatawan harus mengikuti petunjuk dari petugas atau relawan setempat," katanya di sela-sela rapat koordinasi di DPRD DIY, Senin (30/12/2019).

Ia mengatakan salah satu kewaspadaan adalah bencana angin kencang karena akhir-akhir ini banyak menimpa DIY. Berdasarkan data Pusdalops BPBD DIY sejak 2 Desember hingga 29 Desember 2019 terhitung pohon yang tumbang ada 764 titi, rumah rusak akibat tertimpa pohon sebanyak 475, pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik sebanyak 147 titik. Kemudian pohon tumbang yang menimpa tempat usaha ada 31 titik, menimpa jaringan telepon ada 28 titik, menimpa kandang 28 titik, menimpa fasilitas pendidikan ada 14 titik dan menimpa fasilitas ibadah tercatat 13 titik.

"Ini pohon tumbang yang berdampak menimpa rumah, atau tempat usaha dan lainnya. Kebanyakan rumah rusak ringan, tetapi langsung tertangani oleh relawan dan BPBD setempat," katanya.

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan selama sekitar dua pekan terakhir ada empat orang meninggal di sejumlah tempat wisata di DIY, baik di Gunungkidul, Bantul dan Sleman. Hal itu tentu menjadi perhatian tersendiri bagi petugas linmas yang disiagakan di sejumlah titik wisata di DIY.

Terutama di kawasan wisata pantai harus diwaspadai potensi peningkatan ketinggian ombak. Mengingat saat liburan tahun baru, wisatawan banyak yang mengarah ke objek wisata pantai.

"Kondisi ombak di pantai selatan juga tinggi, sehingga kami imbau agar wisatawan mengikuti imbauan dari Sarlinmas yang bertugas di sana, terutama yang berada di palung laut, berdasarkan laporan dari Sarlinmas di Parangtritis juga ditemukan ada tiga palung laut. Tidak hanya wisatawan termasuk nelayan juga meningkatkan kewaspadaan," katanya.