RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi pedagang bahan pokok./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, BANTUL--Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Bantul merangkak naik sejak dua pekan terakhir. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai keriting dan cabai merah yang hampir mencapai lebih dari 50%.
Dari hasil pemantauan harga yang dilakukan Dinas Perdagangan (Disdag) di sejumlah pasar rakyat pada pekan ini harga cabai keriting di kisaran Rp44.000 per kilogram, padahal pekan lalu masih di harga Rp30.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai merah saat ini berkisar antara Rp50.000-55.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram.
Selain cabai, harga bawang putih jenis kating juga naik dari awalnya Rp30.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Begitu pula dengan harga gula pasir juga naik dari Rp12.500 menjadi Rp12.800 per kilogram. "Sementara komoditas lain cenderung stabil bahkan ada yang turun seperti telur ayam kampung dari Rp24.000 per kilogram menjadi Rp22.000 per kilogram. Harga bawang merah juga turun dari Rp38.000 menjadi Rp36.000 per kilogram, " kata Kasi Distribusi dan Harga Kebutuhan Pokok, Disdag Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani, Sabtu (11/1/2020).
Nani, sapaan akrab Zuhriyatun Nur Handayani mengatakan pemantauan harga tersebut dilakukan dengan mengambil sampel beberapa pasar tradisional seperti Pasar Bantul, Pasar Niten, Pasar Imogiri, dan Pasar Piyungan.
Hingga kini dinasnya belum tahu pasti penyebab kenaikan harga beberapa komoditas tersebut. “Kalau kami menduga karena faktor cuaca,” ucap dia.
Menurut dia, saat musim hujan, banyak tanaman cabai terserang hama dan jamur sehingga produksi menurun. Padahal permintaan di pasaran masih stabil. "Jadi harga cenderung naik," kata dia. Namun ia memastikan ketersediaan bahan pokok di Bantul masih aman.
Salah satu penjual sayuran di Pasar Bantul, Ipah mengatakan harga jual cabai sudah naik sejak awal 2020. Kenaikan harga itu, kata dia, terjadi secara berangsur mulai dari Rp35.000 per kilogram sampai saat ini ia menjual Rp60.000 per kilogram. "Dari pengepuln sudah Rp55.000-57.000 per kilogram. Saya jual Rp60.000 per kilogram, " kata dia.
Ipah pun tak tahu penyebab kenaikan tersebut. Namun meski harga mahal cabe tetap diburu konsumen.
Terbukti, dalam sehari ia mampu menjual sampai 10 kilogram per hari dari harga murah sampai harga naik seperti saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist