Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Dewata Eka Putra (kanan) menyerahkan berkas pendaftaran kontestan Pilkada Bantul melalui Partai Golkar, Selasa (4/2/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Setelah sebelumnya Bupati Bantul Suharsono dan Ketua PGRI Bantul Totok Sudarto mendaftarkan diri sebagai kontestan Pilkada 2020 melalui Partai Golkar, kini giliran kandidat bakal calon lainnya mendaftar, yakni Dewata Eka Putra. Pemilik gerai Pujha Fashion tersebut berharap partai berlambang pohon beringin itu dapat mempertimbangkan namanya dalam bursa pencalonan di Pilkada 2020.
Dewata mengatakan lantaran bukan kader partai, sehingga niatnya maju dalam pilkada perlu mengikuti mekanisme partai. Salah satunya melalui penjaringan yang digelar partai politik. "Saya lihat Golkar juga belum memiliki calon kandidat dari internal mereka," kata Dewata, seusai menyerahkam formulir pendaftaran sebagai bakal calon bupati Bantul di Kantor DPD Golkar Bantul, Selasa (4/2/2020).
Kedatangan Dewata ke Kantor DPD Golkar Bantul dikawal oleh sejumlah sukarelawannya yang menamakan diri Baladewa. Dewata mengatakan pendaftarannya di Golkar sebagai bagian dari ikhtiarnya menuju pencalonan karena ia menyadari tidak memiliki partai politik. "Saya berharap Golkar bisa menerima kami untuk mengajukan diri jadi kandidat," ujar Dewata. Tak hanya Golkar, sebelumnya Dewata juga telah mendaftarkan diri lewat Partai Gerindra, tetapi hingga kini dia belum juga mendapatkan kejelasan.
Wakil Ketua Tim Pemenangan DPD Golkar Bantul, Widodo mengatakan sampai hari kedua penjaringan sudah ada lima bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang mendaftar lewat Golkar, termasuk di antaranya adalah Suharsono, Totok Daryanto, dan Dewata Eka Putra.
Dia mengaku Golkar memperlakukan sama terhadap semua kandidat bakal calon untuk mengikuti tahapan penjaringan dari tingkat kabupaten hingga Pusat, termasuk kader internal Golkar sendiri yang mendaftar. "Kami melalui proses yang seharusnya. Semoga apa yang diharapkan sesuai dengan keinginan," kata Widodo.
Selain lima nama itu, imbuh dia, masih ada beberapa nama yang sudah mengambil formulir dan mengkonfirmasi akan mengembalikannya, di antaranya adalah politikus Partai Bulan Bintang (PBB) Supriyono dan anggota Polri aktif Kompol Kusilah. “Proses pendaftaran masih berlangsung sampai 5 Februari,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.