Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Ilustrasi kecantikan./Shutterstock
Harianjogja.com, SENTOLO - Perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kulonprogo semakin pesat. Tak hanya seputar kerajinan dan kuliner, baru-baru ini, Bumi Menoreh punya UKM yang memproduksi produk kecantikan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo, Sri Harmintarti menuturkan UKM Belle First yang merupakan rumah produksi produk kecantikan tersebut merupakan UKM binaannya. “UKM ini memproduksi segala jenis kosmetik berkualitas dan bisa melayani jasa pembuatan kosmetik dalam jumlah besar,” jelasnya, Minggu (16/2/2020).
Dikatakannya, UKM Belle First (PT. Belle Amanah Sejahter) berlokasi di Dusun Jangkang Lor, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo ini diresmikan oleh Bupati Kulonprogo, Sutedjo pada Kamis (13/2/2020) lalu. Rumah produksi ini telah mengantongi izin produksi dari Kementrian Kesehatan dan tersertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) dari BPOM RI. Seluruh bahan dan produk telah mendapat izin dari BPOM RI, teregistrasi di Ditjen HAKI dan saat ini sedang dalam proses sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia.
"UKM Belle First ini jadi UKM yang sudah naik kelas ya, karena sudah punya rumah produksi dan mesin modern," katanya. Ia berharap usaha ini dapat berkembang dan membawa dampak kesejahteraan bagi masyarakat Kulonprogo.
Komisaris PT. Belle Amanah Sejahtera, Yonanta Satria Nugraha mengatakan Belle First merupakan industi yang dapat memproduksi segala macam kosmetik secara lengkap dan siap memenuhi kebutuhan kosmetik di masyarakat. Tak hanya punya prasarana modern, ia juga mengklaim telah menggunakan tenaga kerja bidang farmasi yang ahli di bidang industri kosmetik.
"Bahan yang digunakan aman untuk digunakan sesuai standar cara pembuatan kosmetik yang baik. Segala jenis kosmetik dihasilkan di antaranya aerosol, sabun, dan lainnya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.