Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul meneruskan program revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. Tahun ini Disbud bakal memperbaiki bagian lantai dan plafon untuk teras bangsal.
Kepala Bidang Pelestarian dan Nilai Budaya Disbud Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan revitalisasi Bangsal Sewokoprojo sudah dimulai sejak tahun lalu. Rencananya perbaikan dilanjutkan di tahun ini. “Kami sudah menyiapkan program revitalisasi lanjutan,” kata Mantara kepada wartawan, Senin (2/3/2020).
Menurut dia, untuk perbaikan dialokasikan anggaran Rp200 jutaan. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki lantai utama di bagian joglo bangsal serta perbaikan plafon teras. Meski demikian, anggaran perbaikan bisa bertambah sesuai dengan hasil kajian teknis yang dikerjakan.
Mantara menjelaskan untuk perbaikan lantai akan dikembalikan seperti awal dibangun. Rencananya lantai menggunakan ubin motif kunci. “Masih proses dan mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” katanya.
Disinggung mengenai revitalisasi di tahap satu, ia tidak menampik pengerjaan sempat menimbulkan polemik karena kualitas hasil pekerjaan. Menurut dia, keluhan terkait pekerjaan sudah dilakukan perbaikan dan saat ini sudah diselesaikan oleh rekanan. “Terkait dengan hasil pengerjaan di masa perbaikan, kami masih tunggu hasil pengecekan dari tim monitoring kabupaten. Untuk pengecekan sudah dilakukan beberapa hari lalu sehingga tinggal menunggu apakah perbaikan diterima atau tidak,” katanya.
Meski hasil pengecekan belum keluar, Mantara mengakui sudah banyak kegiatan dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo. “Mudah-mudahan hasilnya baik sehingga revitalisasi bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya,” kata mantan Sekretaris Camat Nglipar ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Prabowo memperluas proyek tambak produktif di Waingapu, Gorontalo, dan Pantura untuk memperkuat pangan dan membuka lapangan kerja.
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.