Pendapatan Gunungkidul 2027 Diproyeksikan Rp1,9 Triliun
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Kondisi kambing yang selamat dari serangan hewan liar di Dusun Cak Bohol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Senin (17/9/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Supriyadi meminta kepada pemkab untuk mewaspadai potensi penyeberan penyakit Corona. Kewaspadaan ini dibutuhkan agar ada antisipasi sejak dini sehingga tidak kecolonga seperti kasus antraks yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Ini harus diwaspadai dan harus ada kesiapan untuk penanganan,” kata Supriyadi kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Menurut dia, untuk pencegahan, pemkab harus terus melakukan sosialisasi. Salah satunya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi isu liar yang cenderung menyesatkan dan membuat panik. “Jangan sampai ada informasi liar atau berita bohong beredar di masyarakat karena dampaknya akan sangat meresahkan,” katanya.
Adapun antisipasi harus ada kerja sama lintas sektoral sehingga pencegahan bisa berjalan secara makasimal. “Fasilitas kesehatan juga harus dipersiapkan untuk antisipasi adanya kemungkinan temuan kasus. Untuk masyarakat sendiri juga tidak perlu panic, sebagai contoh kalau tubuh kondisi sehat tidak perlu menggunakan maske yang berlebihan,” tuturnya.
Supriyadi pun berharap kejadian penyebaran antraks bisa menjadi pelajaran sehingga pemkab bisa lebih sigab dalam melakukan pencegahan terhadap potensi penyakit di masyarakat. “Upaya-upaya deteksi dini harus dimaksimalkan sehingga penyebaran bisa dicegah,” imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, masyarakat tidak perlu panik dengan adanya isu penyebaran virus Corona di Indonesia. Menurut dia, penyebaran bisa dicegah dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Gerakan cuci tangan dengan sabun juga butuh ditingkatkan karena juga sebagai upaya mewudujkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.
Menurut dia, potensi penyebaran penyakit ini butuh diwaspadai agar bisa dilakukan antisipasi sejak awal. Sebagai contoh pada saat kondisi tubuh mengalami gejala flu atau tidak fit bisa segera memeriksakan diri ke puskesmas atau layanan kesehatan yang terdekat. Hal ini diperlukan untuk deteksi dini terhadap suatu penyakit sehingga bisa disembuhkan lebih awal. “Harus responsive kalau ada gejala tubuh yang kurang enak bisa segera diperiksakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Link cek pengumuman tenaga kesehatan haji 2027 yang lolos administrasi, jadwal CAT PPIH, ketentuan pakaian, dan tata tertib ujian.
Chelsea menang 4-3 atas Brighton pada pekan kedua Liga Inggris 2026/27. Emiliano Martinez debut dan Cole Palmer mencetak gol penentu.
PBNU masa khidmah 2021-2026 resmi demisioner dalam Muktamar ke-35 NU. Kiai Miftachul Akhyar meminta maaf dan berharap khidmah berakhir husnul khatimah.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja