Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Konsep Smart City yang telah diterapkan di Kota Jogja sejak 2017 terus dikembangkan. Guna mendukung konsep tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) turut mendampingi dan mengevaliasi penerapannya.
Pendamping Smart City Kemenkominfo, Adi Mulyanto, menjelaskan dalam penerapan konsep smart city perlu adanya manajemen risiko yang terdiri dari beberapa variabel seperti infrastruktur, struktur, lingkungan, sosial dan hukum. "Kami akan dampingi mengidentifikasi apa saja yang bisa mengganggu program," ujarnya, Kamis (5/3/2020).
Selain itu pihaknya juga akan turun langsung ke masyarakat untuk melihat bagaimana dampak penerapan smart city bagi masyarakat Kota Jogja, sekaligus meminta masukan dari mereka untuk penyempurnaan smart city. "Secara umum sosialisasi perlu ditingkatkan, kami akan sosialisasi ke perwakilan masyarakat tentang apa yang sudah kami lakukan, agar mereka tahu persis dan memanfaatkannya secara maksimal. Di beberapa tempat banyak program bagus tapi masyarakat tidak mengetahui, sangat disayangkan," ujar dia.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan saat ini smart city di Kota Jogja terus dikembangkan. Menurut dia, smart city dimulai dengan adanya kesatuan data sehingga data di setiap instansi terintegrasi dan memudahkan dalam pengambilan kebijakan.
Dia menuturkan dalam smart city terdapat setidaknya tiga aspek, yakni pelayanan masyarakat, membantu pengambilan kebijakan dan membantu organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih efisien dalam bekerja.
Saat konsep smart city sudah mencapai pada taraf idealnya, maka pengumpulan dan pengolahan data secara manual sudah tidak lagi diperlukan. "Pemkot mencoba membangun smart city sehingga nantinya pengumpulan dan pengolahan data bisa secara otomatis," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Tanggal 9 Oktober 2026 memperingati Hari Pos Sedunia, Hari Hangul Korea Selatan, dan Hari Kemerdekaan Uganda. Simak sejarahnya.
Prakiraan cuaca DIY Jumat 9 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu Jogja mencapai 33°C, sementara gelombang laut selatan perlu diwaspadai.
DPRD Kulonprogo mendorong Perumda Aneka Usaha terus berinovasi agar pengelolaan bisnis semakin berkembang dan kontribusi PAD meningkat.
Atik Sunaryati resmi menjadi Lurah Candibinangun dan berkomitmen mengalokasikan gaji serta tanah pelungguh untuk kepentingan warga.
KUSTOMFEST 2026 High Octane digelar di Jogja pada 10-11 Oktober dengan program otomotif, seni, musik, dan builder internasional.