Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA- Untuk menguatkan perekonomian pasar tradisional, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan membangun Pasar Kluwih tahun ini. Para pedagang yang semula berjulan di pinggir jalan akan dimasukkan dalam bangunan permanen.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja, Yunianto Dwisutono, menjelaskan pembangunan Pasar Kluwih saat ini sedang dalam tahap soialisasi. “Targetnya triwulan kedua 2020 ini sudah masuk ke BLP [Badan Layanan Pengadaan] untuk lelang,” ujarnya, Jumat (6/3/2020).
Bangunan ditargetkan selesai tahun ini. Selama proses pembangunan, pedagang tetap bisa beraktivitas biasa karena lokasi jualan saat ini tidak di lokasi yang menjadi bangunan. “Tidak menggangu proses pembangunan, maka mereka tetap bisa jualan seperti biasa,” ungkapnya.
Pembangunan Pasar Kluwih dikerjakan oleh Disperindag Kota Jogja sendiri, dengan anggaran sebesar Rp3,5 miliar. Pasar ini akan menggunakan tanah kosong seluas 500 meter persegi. Sedangkan luas tanah yang diguankan untuk bangunan 400 meter persegi.
Karena lokasinya yang berada di wilayah Kraton, maka bangunan ini hanya akan terdiri dari satu lantai. Berdasarkan hasil konsultasi dengan Badan Pelestarian Warisan Budaya (BP2WB), pihaknya mendapat beberapa masukan untuk desain pasar, salah satunya material bangunan seluruhnya memakai kayu jati. Selain untuk pasar tradisional, pasar ini juga diharapkan bisa menjadi destinasi wisata.
Lokasi yang akan dijadikan Pasar Kluwih merupakan tanah milik Pemkot Jogja yang telah dibeli sejak 2017 lalu. “Waktu itu pembelian memang sudah diniatkan untuk membuat bangunan pasar, mengakomodasi pedagang Pasar Kluwih yang ada di jalan,” katanya.
Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja, Anthonius Fokki Ardiyanto, mengatakan pembangunan ini harapannya kesejahteraan rakyat meningkat sehingga dapat mempersempit kesenjangan ekonomi rakyat, yang berdasarkan data BPS Gini Ratio Di Kota Jogja terus meningkat.
Selain pembangunan pasar, ia juga mengatakan pentingnya mempermudah jalur distribusi barang dengan tidak ada pungli, karena pungli akan memperbesar biaya produksi yang imbasnya harga barang menjadi mahal.
"Yang tidak kalah pentingnya adalah maintance pasar pasar tradisional sehingga selalu bersih dan terang serta tidak bau sampah," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest