Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Ilustrasi siswa sekolah/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 384 siswa SD di Gunungkidul mengikuti seleksi Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020 tingkat kabupaten di SD Negeri Piyaman, Wonosari, Kamis (12/3/2020). Seleksi ini digelar sebagai tahapan untuk mencari peserta yang akan maju ke tingkat provinsi.
Kepala Bidang SD Disdikpora Gunungkidul, Sumarto, mengatakan seleksi KSN tingkat kabupaten merupakan langkah untuk menuju kompetisi yang lebih tinggi. Para siswa apabila lolos dari seleksi ini berhak mewakili Gunungkidul untuk maju ke tingkat provinsi. “Harapannya tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi bisa terus lanjut dan ikut dalam KSN tingkat nasional,” kata Sumarto, Kamis.
Kepala SD Negeri Piyaman 1, Iryan Swasini, menyiapkan 12 kelas untuk seleksi KSN tingkat kabupaten. Setiap kelas memiliki daya tampung hingga 30 anak sehingga ruangan dirasa memadai untuk pelaksanaan seleksi. “Semua sudah kami persiapkan dan pelaksanaan berjalan dengan lancar,” katanya.
Menurut dia, SD Negeri Piyaman 1 hanya menjadi lokasi seleksi. Sedangkan untuk materi seleksi berasal dari Kemendikbud. Untuk proses seleksi diawasi oleh petugas dari Disdikpora Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.