Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi Kota Jogja /Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA- Virus corona menyebabkan berkurangnya aktivitas luar ruang karena sebagian besar masyarakatnya menerapkan work from home. Kabar baiknya, di Kota Jogja, kualitas udara meningkat dan volume sampah menurun.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja, Suyana, menjelaskan setelah ramainya isu corona dan kampanye dirumah aja, kualitas udara Kota Jogja rat-rata setiap hari menunjukkan angka yang bagus. "Semuanya rendah, jauh di bawah baku mutu," ujarnya, Senin (30/3/2020).
Indeks Standar Pencemaran Udara pada Senin (30/3/2020) menunjukkan PM10 sebesar 15 ug/m kubik, PM2.5 sebesar 14 ug/m kubik, SO2 sebesar 3 ug/m kubik, CO sebesar 799 ug/m kubik, O3 sebesar 0 ug/m kubik dan NO2 sebesar 8 ug/m kubik.
Sementara baku mutu masing-masing item meliputi PM10 sebesar 150 ug/m kubik, PM2.5 sebesar 65 ug/m kubik, SO2 sebesar 900 ug/m kubik, CO sebesar 30.000 ug/m kubik, O3 sebesar 235 ug/m kubik dan NO2 sebesar 400 ug/m kubik.
"Yang berkurang cukup banyak CO. Baku mutunya 30.000 ug/m kubik, pada kondisi normal bisa ampai 10.000 ug/m kubik, sekarang hanya 799 ug/m kubik. Pengurangan ini terjadi sejak banyak yang di rumah, sehingga aktivitas kendaraan berkurang," ungkapnya.
Selain kualitas udara, kampanye di rumah saja juga berdampak pada berkurangnya volume sampah. Ia menuturkan pengurangan terjadi di hampir semua depo sebanyak sekitar 30%. "Perbandingannya semisal biasanya kita angkat 20 kubik, sekarang cuma 15 kubik. Ini terjadi sejak lima hari terakhir" katanya.
Sebelumnya, Kepal Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, menuturkan sejak ramai isu corona, volume kendaraan di Kota Jogja memang telah banyak berkurang. "DI lalu lintas diperkirakan kendaraan berkurang 30 persen," ujarnya.
Pengurangan ini kata dia, terjadi karena semua sekolah sudah menerapkan belajar online, sehingga kendaraan untuk keperluan sekolah yang mendominasi lalu lintas sudah tidak ada. Demikian juga di sejumlah tempat parkir, khususnya parkir wisata, ia melihat hanya menyisakan kendaraan sekitar 5%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Petugas SPPG Pundungrejo muntah setelah mencicipi ayam rempah. Distribusi MBG ditarik dan 94 siswa SD Negeri 2 Jati tak menerima.
Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun ke Bareskrim Polri terkait video AI deepfake yang menarasikan warung desa akan ditutup.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.