Jaga Kualitas Ikan, Pabrik Es Dibangun di Pantai Baron Gunungkidul
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
RSUD Wonosari, Gunungkidul/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien penderita Covid-19, Pemkab Gunungkidul berencana memanfaatkan RSUD Saptosari sebagai tempat isolasi. Hingga saat ini Pemkab masih menyiapkan regulasi untuk mendukung kebijakan tersebut.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengatakan meski pasien positif Corona di Gunungkidul sudah dinyatakan sembuh, kewaspadaan terus dilakukan hingga antisipasi terburuk adanya lonjakan jumlah pasien.
Untuk saat ini rujukan penanganan Covid-19 berada di RSUD Wonosari dan Rumah Sakit Panti Rahayu, Karangmojo. Namun dalam waktu dekat RSUD Saptosari dipersiapkan ikut menangani sehingga kapasitas ruangan perawatan bertambah dan mencukupi saat ada lonjakan penderita. “Sudah dibuat draf Surat Keputusan RSUD Saptosari sebagai rumah sakit isolasi darurat Covid-19,” kata Badingah kepada wartawan, Minggu (5/4/2020).
Keberadaan RSUD Saptosari awalnya dipersiapkan untuk melayani masyarakat di wilayah pesisir. Namun sejak selesai dibangun di 2019 hingga sekarang belum dioperasikan sehingga keberadaannya bisa digunakan untuk merawat pasien Covid-19.
Saat ini RSUD Saptosari memiliki 30 tempat tidur. Untuk antisipasi penyebaran Corona yang lebih luas, ruang pelayanan di rumah sakit tersebut bisa dioptimalkan menjadi 60 tempat tidur. “Untuk mendukung kebijakan rumah sakit darurat Covid-19 juga dibahas rencana anggaran belanja [RAB] oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah [TAPD],” kata Bupati.
Badingah memastikan Pemkab berkomitmen untuk melawan dan mencegah penyebaran Covid-19 di Bumi Handayani. “Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mencuci dengan sabun hingga aksi physical dan social distancing,” kataya.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari, Sumartana, mengatakan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, jajarannya mempersiapkan upaya penanganan secara maksimal. Meski demikian, ketersediaan ruangan isolasi masih sangat terbatas karena hanya ada enam kamar, sedangkan lima kamar lainnya masih disiapkan, terutama untuk peralatan medis untuk pasien.
Mengenai perawatan, hingga Minggu siang RSUD Wonosari masih merawat dua pasien dalam pengawasan (PDP) Corona. “Untuk pasien positif Covid-19 sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumahnya di Bedoyo, Sabtu [4/4],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.