Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi sedang meninjau dapur umum di Posko Tagana Kota Jogja, Senin (27/4/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah\n
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kota Jogja meminta rumah sakit rujukan covid-19 untuk menyiapkan kamar isolasi tambahan. Hal ini menyusul ditemukannya klaster baru, yakni Indogrosir di Sleman, yang karyawan dan pengunjungnya sebagian dari Kota Jogja.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Jogja untuk menyiapkan kamar isolasi tambahan. “Saat ini sudah ada 45 kamar isolasi di tujuh rumah sakit. Sebenarnya masih cukup, tapi karena muncul klaster baru, sebaiknya ditambah sebagai antisipasi,” ujarnya, Jumat (8/5/2020).
Ia melihat apa yang terjadi di Indogrosir sudah merupakan transmisi lokal, sehingga berpotensi memiliki sebaran yang luas. “Sedang kami lakukan tracing, sembari berharap semoga warga yang sempat belanja atau ada keperluan di sana dalam kondisi sehat-sehat saja,” katanya.
Pengunjung Indogrosir kata dia, sebagian merupakan warga Kota Jogja. Sebab itu ia meminta seluruh pengunjung pada kurun Minggu sampai Selasa (12-14/4/2020) untuk ikut dalam rapid tes yang akan digelar Dinas Kesehatan Kota Jogja.
Untuk mengikuti rapid tes ini, masyarakat bisa mengakses Corona Monitoring System (CMS) di corona.jogjakota.go.id, mengisi apa yang ditanyakan dengan jujur dan menunggu panggilan dari puskesmas terdekat untuk melakukan rapid tes yang berlangsung di puskesmas tersebut.
Dalam rapid tes ini ia menargetkan sebanyak 700 warga ikut, dengan harapan dapat menelusuri sebaran Covid-19 dari klaster Indogrosir secara lebih luas. “Selain pemeriksaan kepada pengunjung juga untuk mendeteksi peta sebarannya. Ditindaklanjuti dengan tracing terhadap titik yang berpotensi menjadi titik persebaran,” kata dia.
Setelah rapid tes ini, pihaknya akan berkonsultasi dengan Pemda DIY terkait antisipasi hasil rapid tes. “Jika di Sleman ada 1.500 dan Kota Jogja ada 700 rapid tes, maka yang harus diantisipasi adalah penyiapan rumah sakit untuk menampung isolasi mereka yang reaktif rapid,” ungkapnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Tri Mardoyo, mengatakan di Kota Jogja telah ditemukan dua PDP dari klaster Indogrosir yang saat ini sdang menunggu uji swab. “Keduanya reaktif rapid, sekarang diisolasi di rumah sakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.