Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan penambahan kasus positif baru sebanyak dua kasus pada Rabu (27/5/2020). Kabar baiknya, sebanyak tiga kasus dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium menyatakan negatif dua kali berturut-turut.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan dua kasus baru ini meliputi Kasus 229, perempuan 36 tahun warga Kota Jogja dan Kasus 230, perempuan 42 tahun warga Sleman. “Kasus 229 riwayat kontak dari Surabaya, kasus 230 masih dalam penelusuran,” katanya, Rabu .
Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 49, perempuan 65 tahun warga Sleman; Kasus 94, laki-laki 56 tahun warga Sleman; dan Kasus 213, laki-laki 16 tahun warga Sleman. Dengan penambahan ini, total kasus positif menjadi 228 kasus dengan 135 kasus telah sembuh.
Sementara itu, total pasien yang dinyatakan negatif sebanyak 1.050 pasien, dan dalam proses laboratorium sebanyak 160 pasien. PDP yang masih dirawat sebanyak 160 pasien dari total 1.438 pasien. Sedangkan ODP total sebanyak 6.458 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.