BPJamsostek Sleman Sasar Pekerja Informal Melalui Peladi Makarti
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, SLEMAN- Antusias mayarakat untuk mengurus administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sleman di saat pandemi ini cukup tinggi. Hal ini dilihat dari hari pertama pembukaan administrasi kependudukan, Selasa (2/6/2020).
Berdasarkan pengamatan Harianjogja.com, warga antusias untuk mengantre layanan perekaman KTP elektronik dan pencetakan KK. Mereka sebelumnya melakukan pendaftaran online melalui aplikasi whatsapp. "Iya, kemarin sudah daftar online untuk perekaman e-KTP, ini masih nunggu antrian," kata Kartika, warga Pandowoharjo, Sleman Selasa (2/6/2020).
Menurutnya, pendaftaran via online bisa memangkas waktu tunggu untuk melakukan perekaman eKTP. Apalagi dalam suasana pandemi Corona seperti saat ini, katanya, warga tidak akan berkerumun. "Soalnya yang dilayani yang sudah mendaftar, dikasih nomor antrian dan jadwalnya sudah ditentukan," katanya.
Kepala Dinas Dukcapil Sleman Jazim Sumirat khusus layanan perekaman KTP elektronik setiap hari petugas akan melayani 50 orang. Layanan yang diberikan tetap memerhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19. Hal ini sesuai dengan PERMENKES No. HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 ditempat kerja perkantoran dan industri dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi pandemi.
"Sebelum masuk, kami minta warga untuk mencuci tangan, antri dengan jaga jarak dan pakai masker. Kemudian petugas yang melayani perekaman juga menggunakan pakaian hazmat," katanya.
Petugas, lanjut Jazim, diberi hak untuk menolak melayani warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Sementara untuk di tempat perekaman KTP elektronik, katanya, ruangan di desain untuk mengurangi kontak langsung dengan warga. "Kami tambah plastik pengaman di depan petugas, alat perekaman dibersihkan dengan alkohol setelah digunakan," katanya.
Agar warga aman selama proses permohonan Adminduk, pihaknya juga melakukan penyemprotan desinfektan di dalam ruangan perekaman dan ruang tunggu. Warga juga wajib menerapkan physical distancing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.