15.342 RTLH di Gunungkidul Masih Menunggu Perbaikan
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUUNGKIDUL– Tim Gugus Tugas Covid-19 Gunungkidul mengumumkan empat kasus baru sehingga total berjumlah 48 warga yang positif corona. Penularan ini masuk dalam kluster pedagang ikan asal Desa Bejiharjo, Karangmojo.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, tambahan empat kasus positif semuanya berasal dari Kecamatan Karangmojo. Kasus ini merupakan penularan dari pedagang ikan. “Semuanya laki-laki,” kata Dewi, Minggu (14/6/2020).
Adanya temuan ini, tim kesehatan terus akan melakukan penelusuran agar kasus tidak terus bertambah. Meski demikian, ia belum memastikan penularan itu masuk generasi ke berapa dari pedagang ikan. “Sudah masuk generasi ketiga penularannya. Tapi untuk yang empat pasien positif baru, belum dipastikan apakah masuk generasi kedua, ketiga atau malah generasi berikutnya karena kepastian harus dilakukan analisa,” katanya.
Selain mengumumkan tambahan empat kasus positif, gugus tugas juga mengumumkan satu pasien asal Karangmojo dinyatakan sembuh. Total dari 48 kasus, 37 pasien dinyatakan sembuh, sepuluh orang menjalani perawatan di rumah sakit dan satu pasien dinyatakan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.